DBD Menyerang, ini 12 Cara Menaikkan Trombosit Darah dan 7 Makanan Penambah Trombosit yang Mudah Didapatkan

Senin 12-01-2026,11:10 WIB
Reporter : Endang Kusmadi
Editor : Endang Kusmadi

BACA JUGA:3 Kesalahan Perawatan Kulit yang Paling Sering Dilakukan

Zat besi diperlukan oleh tubuh untuk meningkatkan sel darah merah dan kadar trombosit. Selain makanan, juga bisa mengonsumsi suplemen untuk memenuhi nutrisi harian.

4. Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin K

Ada sejumlah makanan untuk menaikkan trombosit, seperti bayam, brokoli, kedelai, buah labu, kangkung, lobak, dan sawi. 

Jenis makanan mengandung tinggi vitamin K yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

BACA JUGA:Wajah Putih Merona dengan Daun Sirih, Begini Cara Bikinnya

Vitamin K berperan penting untuk mendukung proses pembekuan darah dan menjaga kesehatan tulang. 

Memenuhi asupan vitamin ini dapat mencegah risiko terjadinya perdarahan hebat pada penderita trombositopenia.

5. Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin D

Vitamin D memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari mendukung kesehatan tulang, otot, saraf, hingga sistem imunitas. 

BACA JUGA:5 Ciri Skincare Tidak Cocok di Kulit, Segeralah Hindari

Selain itu, vitamin ini juga mampu mengoptimalkan fungsi sel sumsum tulang. Hasilnya, produksi trombosit di dalam tubuh akan semakin meningkat. 

Vitamin D mudah ditemukan pada makanan berupa kuning telur, minyak ikan, susu, yoghurt, salmon, dan ikan tuna.

6. Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin C

Vitamin C berperan penting untuk mendukung sistem imunitas tubuh. Vitamin juga mampu menaikkan kadar trombosit dan mengoptimalkan penyerapan zat besi.

BACA JUGA:Catat, 7 Cara Membersihkan Kulit Muka Berminyak agar Bebas dari Jerawat

Anda dapat mengonsumsi makanan sumber vitamin C berupa kiwi, jeruk, paprika merah, stroberi, dan brokoli setiap harinya. 

7. Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin B12

Vitamin B12 berfungsi sebagai nutrisi yang bermanfaat untuk pembentukan sel darah merah. Jika memiliki kadar terlalu rendah, hal ini bisa meningkatkan risiko penurunan kadar trombosit.

Akibatnya, seseorang akan mengalami gejala, seperti perdarahan gusi, kulit mudah memar, mimisan, dan buang air besar berdarah. 

Kategori :