Hari Ini Sidang Perdana Pengeroyokan di Kantor Camat Rawas Ilir Muratara, Kuasa Hukum Korban Akan Kawal Tuntas

Abdul Aziz, SH kuasa hukum Dalok korban pengeroyokan di Kantor Camat Rawas Ilir Muratara --
Kronologis Lengkap Kejadian
Sebelumnya Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardani melalui Kasat Reskrim AKP Sofyan Hadi menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan saksi-skasi kejadian pengeroyokan berawal Rabu 27 November 2024 sekira pukul 21.30 WIB, pada saat korban sedang bersama Gapuk dan Lok di Kantor Kecamatan Rawas Ilir.
Kemudian datang tersangka Iwan dan temannya mendekati korban Edi Saputra. Saat itu Iwan menepuk pundak belakang Dalok dan mengatakan "Apo Kabar Lur". Lalu dijawab oleh korban Edi Saputra "Kabar baik".
Namun tiba-tiba Widodo teman dari Iwan langsung mengatakan "Jangan Keras Nian Suaro di Dusun Tu".
BACA JUGA:Jelang Ramadan: Pelajaran Hidup dari Kasus Pelanggaran Maksiat di Mura
“Kemudian Widodo langsung meninju korban Edi Saputra kearah kepala korban,” terang AKP Sofyan Hadi.
Selanjutnya kata AKP Sofyan Hadi, korban berlari ke arah teras depan Kantor Camat Rawas Ilir.
Saat di teras kantor camat tersebut, tersangka Iwan kembali mendatangi korban, bersama Hendri, Hengki dan Widodo.
Kemudian tersangka Iwan langsung meninju korban berkali kali menggunakan tangan kosong. Diikuti dengan Hendri menusuk korban dengan menggunakan pisau ke punggung korban.
BACA JUGA:Awal Puasa Ramadan 2025 Berbeda, Prediksi dari BRIN-BMKG, Begini Informasinya
Lalu Widodo ikut meninju korban berkali kali, sedangkan Hengki melompat menerjang korban lalu menarik baju korban.
Sehingga korban tidak dapat melarikan diri sambil meninju korban berulang kali.
Saat pemukulan terhadap korban terjadi sambung AKP Sofyan Hadi, Hendri terus melakukan penusukan terhadap korban berulang kali ke arah kepala.
Ketika pemukulan terus berlangsung, Iwan mengambil Button stick Milik anggota Polri Bripka Hendri Sales yang melakukan pengamanan.
BACA JUGA:Ini Jadwal Wali Kota Rachmat Hidayat Tiba di Lubuk Linggau
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: