Sadis, Satpam Basarnas Mamuju Tikam Rekannya 32 Kali Gegara Ditegur, Berikut Kronologinya

Sadis, Satpam Basarnas Mamuju Tikam Rekannya 32 Kali Gegara Ditegur, Berikut Kronologinya

Sadis, Satpam Basarnas Mamuju Tikam Rekannya 32 Kali Gegara Ditegur, Berikut Kronologinya--Pixabay.com

MAMUJU, LINGGAUPOS.CO.ID - Sadisnya satpam di Kantor Basarnas MAMUJU ini tusuk rekan kerjanya sendiri sebanyak 32 kali gara-gara tidak terima ditegur, berikut kronologi selengkapnya.

Petugas satuan pengamanan (Satpam) di kantor Basarnas Mamuju, Sulawesi Barat, yakni ZL (40) tewas ditikam oleh rekan kerjanya sendiri sebanyak 32 kali.

Kejadian naas tersebut telah tersebar di berbagai media sosial, seperti mengutip pada instagram @sedangrame, pada Selasa 26 Desember 2023, dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa seorang Sekuriti di kantor Basarnas tiba-tiba ditikam rekannya 32 kali saat main gitar.

Adapun pelaku yang berinisial R (23) telah ditangkap oleh Polres Mamuju, pelaku sendiri adalah rekan kerja korban sesama satpam  di Kantor Basarnas Mamuju.

BACA JUGA:5 Manfaat Daun Serai bagi Kesehatan, Ampuh Atasi Sakit Kepala

Pelaku pembunuhan sadis itu berhasil diringkus polisi saat sedang berada di rumah keluarganya di Kampung Salugata, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), pada Minggu, 24 Desember 2023 malam.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Pol Herman Basir mengatakan, jika pelaku pembunuhan sadis di kantor Basarnas Mamuju telah ditangkap di Kabupaten Mamuju Tengah.

Ia mengatakan, setelah melakukan pembunuhan terhadap rekan kerjanya, R lantas kabur ke rumah keluarganya yang ada di Mamuju Tengah.

“Langsung diamankan kemarin 2 jam setelah kejadian, pelaku ditangkap di Salugata, Mamuju Tengah. Dia kabur ke rumah keluarganya” Ujarnya.

BACA JUGA:Prediksi Chelsea vs Crystal Palace, Pekan ke-19 Premier League 2023/2024

Kronologi Kejadian

Kejadian pembunuhan  sadis itu, terjadi di halaman kantor Basarnas Mamuju pada Minggu, 24 Desember 2023, sekitar pukul 15.00 Wita.

Sementara itu, terkait kronologi kejadian pembunuhan, Herman menjelaskan bahwa saat itu korban dan pelaku sedang bertugas. 

Kemudian pada saat istirahat pelaku pulang ke rumah dan terlambat 30 menit kembali ke kantor. Sehingga ditegur oleh korban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: