Tips Jaga Kesehatan saat Bencana Kabut Asap, Penting Disimak

Tips Jaga Kesehatan saat Bencana Kabut Asap, Penting Disimak

Masyarakat pakai masker saat kabut asap--Gemini AI

LINGGAUPOS.CO.ID- Bencana kabut asap merupakan fenomena polusi udara parah yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terutama di daerah Sumatera dan Kalimantan, simak tips menjaga kesehatan di tengah kabut asap yang melanda berikut ini.

Bencana kabut asap adalah kondisi di mana udara dipenuhi oleh partikel-partikel hasil pembakaran hutan dan lahan.

Partikel tersebut sangat kecil, sering disebut PM2.5 dan dapat menembus saluran pernapasan hingga ke paru-paru. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan.

Setidaknya paparan asap akibat karhutla ini dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan, memperburuk gangguan pernapasan, hingga meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

BACA JUGA:6 Bahaya dan Efek Samping Kabut Asap Bagi Kesehatan: Meningkatkan Risiko Terkena Kanker Paru-paru

Bencana kabut asap ini rentan berdampak terhadap anak-anak, lansia, ibu hamil serta orang yang memiliki penyakit jantung dan paru-paru .

Untuk itu, masyarakat perlu melakukan berbagai langkah pencegahan untuk mengurangi paparan asap yang telah menyebar luas akibat karhutla.

Melansir laman Kemenkes, berikut LINGGAUPOS.CO.ID telah merangkum ulasannya untuk Anda, beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan saat bencana kabut asap akibat karhutla.

Tips Jaga Kesehatan saat Bencana Kabut Asap

BACA JUGA:Samsung Luncurkan Galaxy S26 FE, Cek Bocoran Spesifikasinya di Sini

1. Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Tips yang pertama adalah untuk tetap di rumah, terlebih saat kualitas udara memburuk, sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar rumah atau gedung, ya.

Anda hindari olahraga dan aktivitas fisik berat di luar ruangan karena dapat meningkatkan jumlah udara yang masuk ke saluran pernapasan.

Masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di dalam ruangan ketika kondisi udara tidak sehat. Pintu dan jendela juga ditutup untuk mengurangi masuknya partikel asap ke dalam rumah.

BACA JUGA:5 Respon Buruk Tubuh Akibat Kurangnya Pola Hidup Sehat, Ini Cara Mengukurnya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: