Heboh Penemuan Karyawan PT LPI di OKU Timur Meninggal di Mes, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Proses evakuasi mayat di mes PT LPI OKU Timur--
LINGGAUPOS.CO.ID - Warga Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur digegerkan dengan penemuan seorang karyawan perusahaan swasta yang meninggal dunia di dalam mes karyawan. Korban diketahui berinisial AA, berusia 40 tahun, yang merupakan karyawan PT LPI.
Peristiwa penemuan jenazah tersebut terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026, di mes karyawan PT LPI yang berada di wilayah Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur.
Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., melalui Kapolsek Cempaka AKP Romi F.A.R., M.H., membenarkan adanya laporan penemuan orang meninggal dunia tersebut.
Kronologi Penemuan Korban di Mes PT LPI Cempaka
BACA JUGA:Begini Haru Warga Desa Suro Saat Dapat Air Bersih dari Polres Musi Rawas
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, kejadian ini bermula saat istri korban merasa khawatir karena korban tidak dapat dihubungi. Istri korban kemudian meminta bantuan saksi berinisial R, 36 tahun, untuk mengecek keberadaan korban di mes.
R yang didampingi rekannya S, 46 tahun, langsung mendatangi mes tempat korban tinggal. Setibanya di lokasi, keduanya menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Cempaka. Menindaklanjuti laporan, Kapolsek Cempaka AKP Romi F.A.R., M.H., segera memerintahkan personel Polsek Cempaka bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres OKU Timur untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara [TKP].
Hasil Olah TKP dan Pemeriksaan Medis
BACA JUGA:Samsung Luncurkan Galaxy S26 FE, Cek Bocoran Spesifikasinya di Sini
Di lokasi, petugas melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pengamanan TKP, olah TKP awal, pengambilan keterangan saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis dari UPTD Puskesmas Betung Semendawai Barat.
Dari hasil pemeriksaan medis luar dan olah TKP awal yang dilakukan Tim Inafis dan tenaga medis, polisi memastikan tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban," ungkap salah satu petugas di lapangan.
Untuk kepentingan penyelidikan, sejumlah barang di sekitar TKP turut diamankan guna dokumentasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
BACA JUGA:5 Respon Buruk Tubuh Akibat Kurangnya Pola Hidup Sehat, Ini Cara Mengukurnya
Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi untuk tidak dilakukan tindakan autopsi terhadap jenazah korban.
Pernyataan Kapolres OKU Timur dan Kabid Humas Polda Sumsel
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: