Sederet Nama Diperiksa Kasus Pemalsuan Dokumen RUPSLB BSB, Kapan Giliran Mantan Gubernur Sumsel Herman Deru

Sederet Nama Diperiksa Kasus Pemalsuan Dokumen RUPSLB BSB, Kapan Giliran Mantan Gubernur Sumsel Herman Deru

Kapan mantan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diperiksa Bareskrim Polri-Dokukmen-linggaupos.co.id

SUMSEL, LINGGAUPOS.CO.ID – Kasus dugaan pemalsuan dokumen risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank SumselBabel (BSB) masih digarap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. 

Kasus ini melibatkan mantan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru selaku terlapor dan Komisaris Bank SumselBabel (BSB) Eddy Junaidy.

Dikutip dari berbagai sumber sejumlah nama sudah diperiksa penyidik Bareskrim Polri sejak kasus pemalsuan dokumen risalah RUPSLB Bank SumselBabel (BSB) itu dilaporkan. 

Diketahui, pelapor kasus ini Mulyadi Mustofa tercatat dengan nomor LP/B/342/X/2023/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 26 Oktober 2023. 

BACA JUGA:Apa Lagu Favorit Mantan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Berikut Liriknya

Pada November 2023 lalu, Tim penyidik melakukan pemeriksaan maraton di Mapolda Sumsel dan ruang penyidik Pidana Khusus Mapolrestabes Palembang.

Adapun saksi yang telah diperiksa yakni mantan Staf Khusus Gubernur Sumatera Selatan Bidang Keuangan dan Perbankan, Asfan Fikri Sanaf.

Kemudian Herman Zulkifli saat RUPSLB menjadi Ketua Koperasi Karyawan BSB. 

Lalu Kepala Divisi Treasury dan Perbankan Internasional, Faisol Sinin.

BACA JUGA:5 Fakta Mantan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru Dilapor, Dugaan Pemalsuan Dokumen RUPSLB Bank SumselBabel

Kapan giliran mantan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diperiksa sebagai terlapor? 

Sumber di Bareskrim Polri, Herman Deru pernah dijadwalkan penyidik Bareskrim Polri pada Jumat, 24 November 2023 lalu. 

Namun kala itu, Herman Deru berhalangan untuk memenuhi panggilan penyidik dan dilakukan reschedule ulang. 

Hingga, Senin, 5 Februari 2024, belum ada keterangan resmi diterima LINGGAUPOS.CO.ID, dari Bareskrim Polri terkait pemeriksaan terhadap Herman Deru. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: