Raup Keuntungan Rp 500 Juta, Ini Rumah Produksi Diduga Buat Konten Porno

Raup Keuntungan Rp 500 Juta, Ini Rumah Produksi Diduga Buat Konten Porno

Warga sekitar lokasi syuting rumah produksi yang diduga membuat konten porno sebut tidak tahu aktivitas di lokasi.-Rafi Adhi Pratama-

BACA JUGA:Wajib Cantumkan e-Materai untuk Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023, Begini Cara Pakainya!

 “11 lainnya saat ini masih kita kembangkan, penyelidikan lebih lanjut dan kemudian ada 5 orang pemeran pria yang saat ini juga masih kita kembangkan untuk penyelidikan dan penyidikan.” Ujar Dirkrimsus Polda Metro jaya pada Press rilis pada Senin 11 September 2023.

Dijelaskan sebelumnya rumah produksi ini telah beroperasi selama 2 tahun sejak dari tahun 2022, dan telah memproduksi sebanyak 120 judul film.

Keuntungan yang berhasil dimiliki oleh tersangka sebesar Rp500 juta, rumah studio pembuat film porno lokal ini didapatkan dari pengguna yang berlangganan.

Pihak kepolisian mengatakan setidaknya terdapat 10 ribu pelanggan di website yang berlangganan untuk mendapatkan akses film porno yang mereka buat.

BACA JUGA: Ini Komunikasi Terakhir Korban Frengki Saputra dengan Ayahnya, Penjual Seblak Asal Cianjur Buron

Tak main-main untuk berlangganan para pelanggan tersebut harus mengocek sebesar Rp50 ribu per hari, Rp100 ribu per minggu, Rp250 ribu perbulan dan Rp500 ribu per tahunnya untuk dapat menonton film yang mereka produksi.

Diketahui pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus ini, saat sedang melaksanakan patroli siber, polisi berhasil menemukan tiga website film porno dan menyelidikinya.

Tak hanya terdapat satu studio yang memproduksi film porno lokal ini, menurut Kombes Dirkrimsus Kombes Ade Simanjuntak terdapat tiga lokasi syuting.

Ketiga lokasi syuting film porno ini seluruhnya terletak di Kawasan Jakarta Selatan.

BACA JUGA:Pejuang CPNS Harus Tau, ini Dia Tugas dan Wewenang KPK

“Bahwa syuting film porno dalam video tersebut ada tiga tempat yaitu: studio 1 (studio KBB) dan Studio 2 (Studio KBS) Karya Bintang Studio yang beralamat di jalan Srengseng, Jakarta Selatan”. Tambah Kombes Ade Kepada Wartawan.

Studio lainnya yang diketahui miliki tersangka  terletak di Jati Raya Kelurahan Jati Padang Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Untuk Studio yang terakhir merupakan rumah kediaman I, Produser sekaligus pemilik dari studio yang membuat film porno lokal.

Saat ini pihak kepolisian terus melakukan pengembangan kasus dan akan mengupdate perkembangnya kepada media.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: disway.id