Kesaktian Putri Silampari Musi Rawas, 1 Butir Padi untuk Makan Sekeluarga

Kesaktian Putri Silampari Musi Rawas, 1 Butir Padi untuk Makan Sekeluarga

Cerita Putri Silampari sangat melegenda di Kota Lubukinggau maupun Kabupaten Musi Rawas. -Dokumen-LINGGAUPOS.CO.ID

BACA JUGA:Kisah Dusun Muara Beliti Musi Rawas, Si Pahit Lidah Kecewa, Sumpah Mojomanis jadi Majapahit

Dengan kesaktian yang dimilikinya, Bidadari Seringgu Pisat dapat membuat Bujang Penulup berubah menjadi pemuda sangat tampan dan gagah.

Tak lama kemudian terjadilah pernikahan antara Bujang Penulup dan Bidadari Seringgu Pisat.

Sejak itulah kehidupan mereka berubah sama sekali.

Dahulu mereka miskin dan sengsara sedangkan sekarang mereka hidup dalam berkecukupan. 

BACA JUGA:Sumpah Bering Kecik, Warga Desa Tanah Periuk Musi Rawas dengan Lubuk Kupang Tak Bisa Menyatu, Benarkah?

Hal ini disebabkan karena Seringgu Pisat mempunyai kelebihan atau mukjizat dapat menanak nasi cukup dengan padi satu urai (satu tangkai). 

Dengan kesaktian ini, padi yang ada di lumbung tidak habis-habis.

Namun kemukijizatan dimilikinya ada pantangannya yang harus dipatuhi oleh Bujang Penulup dan Ibunya.

1. Apabila akan menanam padi harus memakai sesajen secukupnya. 

BACA JUGA:Gubernur Sumsel H Herman Deru Berharap Pelayanan Kesehatan Lebih Maksimal dan Sempurna Lagi

2. Apabila menuai ( Panen ) padi tidak boleh sambil bersiul. 

3. Menuai (Panen ) padi tidak boleh memulai dari bagian atas batangnya.  

4. Kemudian pada saat menuai (Panen) padi tidak boleh menunjuk dengan tuai (Ani-ani). 

5. Pada Waktu menanak nasi tidak boleh dibuka tutup periuknya selagi mendidih. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: