Tol Kapal Betung Kelar, Tiap Hari Bisa Makan Pempek di Palembang

Tol Kapal Betung Kelar, Tiap Hari Bisa Makan Pempek di Palembang

Ada diskon selama arus mudik balik di Tol Trans Sumatera-ilustrasi-linggaupo.co.id

PALEMBANG, LINGGAUPOS.CO.ID – Jalan Lintas Timur (Jalintim) Betung – Palembang, selama ini diketahui sebagai jalur padat, rawan macet. Kalau ada truk kecelakaan, dipastikan macet berjam-jam.

Betung ke Palembang jaraknya sekitar 71 KM. Kalau kondisi normal sebenarnya jarak itu bisa ditempuh paling lama 1,5 jam. 

Namun kenyataannya karena padat dan rawan macet, rata-rata jalur ini harus dilalui sekitar 2 jam hingga 2,5 jam.

Tentunya dengan adanya tol Betung Palembang, maka waktu bisa dipangkas. Bahkan 45 menit sudah bisa dicapai. Sehingga setiap hari warga Betung, bisa makan pempek di Palembang.

BACA JUGA:Perubahan Trase Tol Muara Enim, Lubuklinggau dan Bengkulu, Ternyata Baru Rencana

Ruas Palembang (Keramasan)-Betung memang jadi prioritas. PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) tengah mempercepat penyelesaian konstruksinya.

Tol Kapal Betung telah beroperasi parsial sejak April 2020 lalu, tapi baru ruas Kayuagung-Palembang saja. 

Direktur Utama WST, Herwidiakto, menyampaikan, progres konstruksi ruas Keramasan-Betung telah mencapai 48,34 persen. Ditargetkan selesai pada triwulan III 2023, atau September 2023.

Pengoperasiannya akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal, segmen Sungai Rengas-Pangkalan Balai pada triwulan I tahun ini. 

BACA JUGA:Alhamdulillah Kenyamanan Tol Indralaya-Prabumulih Prioritas, Pengendara ke Palembang Tidak Trauma Lagi

Ada enam titik Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area yang akan dibangun.

TIP itu diharap menjadi sarana bagi para pelaku UMKM  untuk bersama-sama memajukan perekonomian penduduk sekitar. 

Direktur Utama WTR, Rudi Purnomo mengatakan, konstruksi Tol Kapal Betung merupakan salah satu realisasi penyerapan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diterima PT Waskita Karya (persero) Tbk.

Pada 2021, dialokasikan Rp3 triliun serta fasilitas pinjaman investasi dari kreditur sebesar Rp2,9 triliun pada Juni 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: sumateraekspres.bacakoran.co