Mengenal Program MBG Prabowo: Tujuan, Menu, dan Anggaran 2026

Mengenal Program MBG Prabowo: Tujuan, Menu, dan Anggaran 2026

Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto diluncurkan untuk 82,9 juta penerima. Simak tujuan, menu, anggaran, sasaran siswa dan ibu hamil, serta cara kerja program MBG 2026--

Program MBG prioritas diberikan ke daerah 3T, kantong kemiskinan, dan sekolah dengan tingkat stunting tinggi. 

Penyaluran dilakukan bertahap per provinsi agar dapur dan logistik siap.

Seperti Apa Menunya?

BACA JUGA:Pemeriksaan Radiologi di RSIA Dwi Sari Lubuk Linggau yang Cepat, Akurat dan Aman

Menu disusun ahli gizi dari Kemenkes dan BGN - Badan Gizi Nasional. 

Standarnya harus mengandung 4 pilar: karbohidrat, protein hewani/nabati, sayur, dan buah. Plus susu.

Contoh menu 1 porsi MBG: Nasi + Ayam/ikan/telur + Tahu tempe + Sayur bening/bayam + Buah potong + Susu kotak. 

Kemudian untuk balita: bubur, MPASI, biskuit tinggi protein. Lalu untuk ibu hamil: menu tinggi zat besi, protein, dan asam folat. 

BACA JUGA:Tips dalam Mencegah Gangguan Refraksi Agar Penglihatan Tetap Jernih dari Klinik Utama Mata SSEC Lubuk Linggau

Untuk menu Program MBG disesuaikan dengan kearifan lokal.  Misalnya di Sumatera bisa ada ikan, di Papua ada sagu dan ubi. 

Hal ini bertujuan agar bahan baku mudah didapat dari petani sekitar.

Bagaimana Cara Kerjanya?

MBG tidak dibagikan langsung dari pusat. Pemerintah membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau "Dapur MBG" di tiap kecamatan/kelurahan.

BACA JUGA:RSIA Ananda Lubuk Linggau: Solusi Kesehatan Ibu, Anak dan Program Hamil Terbaik

Dapur ini yang memasak, mengemas, lalu mendistribusikan makanan ke sekolah dan posyandu setiap hari kerja. 

Pengelola dapur diprioritaskan dari masyarakat sekitar + UMKM catering.

Pemerintah juga menggandeng BUMN Pangan seperti Bulog, ID Food, dan petani lokal untuk rantai pasok.

Anggaran dan Pengawasan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: