Mengenal Program MBG Prabowo: Tujuan, Menu, dan Anggaran 2026
Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto diluncurkan untuk 82,9 juta penerima. Simak tujuan, menu, anggaran, sasaran siswa dan ibu hamil, serta cara kerja program MBG 2026--
BACA JUGA:Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Anggaran MBG dialokasikan dari APBN. Per porsi ditargetkan Rp10.000 hingga Rp15.000 tergantung wilayah.
Dana diawasi langsung oleh BPK, KPK, dan BGN agar tepat sasaran.
Aplikasi pelaporan digital juga disiapkan. Kepala sekolah dan bidan wajib upload foto menu + jumlah penerima setiap hari.
Tantangan ke Depan
BACA JUGA:Generasi Harapan Bangsa Tanpa Narkoba, Berikut Secara Lengkap Mengenai Benda Berbahaya ini
Pemerintah mengakui ada 3 tantangan besar dalam Program MBG. Yakni ketersediaan dapur, konsistensi kualitas gizi, dan rantai pasok bahan baku.
Karena itu rekrutmen juru masak, ahli gizi, dan pelatihan UMKM terus dilakukan.
Presiden Prabowo menyebut MBG bukan sekadar "makanan gratis", tapi investasi SDM.
"Anak yang gizinya cukup akan jadi generasi emas 2045," tegas Presiden Prabowo.
BACA JUGA:Kapolres Lubuk Linggau: Waspadai Jaringan Narkoba Sasar Pelajar Lewat Medsos dan Vape
Dengan MBG, pemerintah berharap dalam 5 tahun angka stunting bisa turun di bawah 14% dan kualitas pendidikan meningkat.
Program ini masih berjalan secara bertahap. Informasi pendaftaran untuk sekolah dan posyandu bisa diakses melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat, serta portal resmi Badan Gizi Nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
