Bulan Ramadan, Pemancing Temukan Mayat di Sungai Bingin Rupit Muratara, Polisi Ungkap Penyebab Kematian

Bulan Ramadan, Pemancing Temukan Mayat di Sungai Bingin Rupit Muratara, Polisi Ungkap Penyebab Kematian

Bulan Ramadan, Pemancing Temukan Mayat di Sungai Bingin Rupit Muratara, Polisi Ungkap Penyebab Kematian-Tangkap Layar-Video Warga

MURATARA, LINGGAUPOS.CO.ID – Bulan Ramadan, sesosok mayat ditemukan pemancing di pinggir Sungai Bingin Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (MURATARA), Provinsi Sumatera Selatan, Rabu, 27 Maret 2024.  

Identitas mayat yang ditemukan di Bulan Ramadan tersebut diketahui bernama Syahri (54) petani warga Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatera Selatan.

Hasil penyelidikan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Karang Jaya, mayat yang ditemukan warga di Bulan Ramadan tersebut diduga korban tenggelam pada Senin, 25 Maret 2024.

Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardani, melalui Kapolsek Karang Jaya Iptu Antoni membenarkan adanya penemuan sesosok mayat di Bulan Ramadan tersebut.

BACA JUGA:Pemuda Lubuk Linggau yang Ditangkap di Tanah Periuk Musi Rawas Tidak Sendirian, 2 Temannya Ikut ke Penjara

BACA JUGA:Jual Miras di Bulan Ramadan, 3 Warga Musi Rawas Divonis 3 Bulan Penjara

Dijelaskannya, penemuan mayat itu disampaikan warga Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara.

Mayat ditemukan pada Rabu, 27 Maret 2024 sekira pukul 08.00 WIB di pinggir Sungai Bingin Rupit, Kabupaten Muratara.

Setelah meminta keterangan sejumlah saksi, disimpulkan mayat yang ditemukan warga di Bulan Ramadan itu merupakan korban tenggelam.

Ditambahkan Kapolsek, Kronologis kejadian, Senin 25 Maret 2024 sekira pukul 17.00 WIB korban Syahri pergi mandi di sungai yang tidak jauh dari rumah korban.

BACA JUGA:Pemuda Pelaku Curanmor di BTS Ulu Musi Rawas Ajak Temannya Masuk Penjara, Kok Bisa, Berikut Kronologisnya

BACA JUGA:3 Oknum ASN Perhubungan Terjaring OTT Pungli di Timbangan Curup-Lubuk Linggau, Begini Modusnya

Setelah sekian lama mandi, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Usai waktu Magrib, saksi Heriyanto melintasi di depan rumah korban Syahri melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: