Mengejutkan, Pengemis Lansia di Kediri Meninggal Dunia, Tinggalkan Uang Hingga Ratusan Juta, Begini Ceritanya

Mengejutkan, Pengemis Lansia di Kediri Meninggal Dunia, Tinggalkan Uang Hingga Ratusan Juta, Begini Ceritanya

Mengejutkan, Pengemis Lansia di Kediri Meninggal Dunia, Tinggalkan Uang Hingga Ratusan Juta, Begini Ceritanya--instagram: kediriraya_info

KEDIRI, LINGGAUPOS.CO.ID - Seorang pengemis lanjut usia (lansia) di KEDIRI meninggal dunia, bikin heboh karena tinggalkan uang Rp200 juta, begini ceritanya.

Heboh di media sosial yang menyoroti seorang pengemis lanjut usia (lansia) meninggal dunia dan meninggalkan uang senilai Rp200 juta.

Seorang pengemis lansia di Kediri yang bernama Roisah (70) meninggal dunia di rumahnya, namun ada hal yang tak biasa dimiliki oleh nenek tersebut.

Mbah Roisah rupanya meninggalkan uang hasil mengemis dengan jumlah yang tidak terduga, yaitu lebih dari Rp200 juta.

BACA JUGA:Hati-Hati, Gempa Besar Magnitudo 6.0 Guncang Tuban-Jatim, Akankah Berpotensi Tsunami?

Adapun cerita mengenai Mbah Roisah yang meninggalkan harta hasil mengemis sebanyak ratusan juta itu diceritakan oleh anaknya kepada pemerintah desa.

Sementara, uang recehan tersebut ditemukan di rumah Mbah Roisah di Desa Dukuh, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Dikatakan jika uang itu ditemukan di tumpukan kaleng dan puluhan tas ransel yang berisi uang ratusan juta rupiah. 

Kasih Pelayanan Pemerintah Desa Dukuh Manon, yakni Kusiroto mengatakan jika Mbah Roisah meninggal di rumah cucunya di Desa Slemanan, Udanawu, Kabupaten Blitar pada Sabtu, 16 Maret 2024.

BACA JUGA:Selebgram Stevie Agnecya Meninggal Dunia, Usia 32 Tahun, Apa Penyebabnya

Sementara peninggalannya alias uang ratusan juta itu baru diketahui setelah kerabat membuka rumah Mbah Roisah.

Manon mengatakan bahwa uang itu ada yang disimpannya dalam kaleng sampai sebanyak 50-an lebih kaleng untuk menyimpan uangnya.

“Di dalam rumahnya ada tumpukan kaleng, tas-tas isinya uang kertas. Di kaleng ada uang logam. Kalengnya ada 50-an lebih.” Ujarnya pada Jumat 22 Maret 2024.

Sementara, ia juga mengatakan hingga Jumat, 22 Maret 2024 mereka masih melakukan penghitungan uang tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: