Bagaimana Hukum Hutang dalam Islam, Muslim Wajib Tahu

Hukum hutang dalam Islam--Frepik.com
BACA JUGA:Setubuhi Pacar 20 Kali, Pemuda di Lubuk Linggau Dipenjara, Janji Akan Dinikahi
5. Jiwa Orang yang Berhutang Masih Menggantung
“Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya.” (HR. Tirmidzi).
Hadits ini menunjukkan bahwa hutang yang belum dibayar menjadi pemberat dan membuat jiwa kita tidak diterima terlebih dahulu.
Untuk itu, jangan sampai hal ini terjadi. Saat kita masih hidup di dunia, maka segerakanlah kewajiban membayar hutang.
BACA JUGA:Bejat, Oknum Satpam SD di Lubuk Linggau Cabuli 2 Pelajar, Modusnya Nonton Film di HP
Rasulullah SAW sampai meminta kepada Allah untuk dijauhkan dari hutang.
Hal ini menunjukkan bahwa hutang memang memberatkan manusia dan akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat.
Untuk itu, berdoa dan berikhtiarlah agar kita dijauhi dari hutang dan dari ketidakmampuan kita membayar hutang.
Bolehkan Berhutang?
BACA JUGA:Resep Nasi Uduk Komplit, Sajian Lezat di Pagi Hari disukai Banyak Orang, Cara Buatnya Mudah
Jika memang terpaksa harus berhutang, maka ada hal-hal harus diperhatikan dan dipertimbangkan sebelum melakukannya.
• Hindari Riba
Jangan sampai kita terjebak dan terlilit hutang yang bertambah-tambah karena adanya riba.
Orang yang memberikan riba tentu saja berdosa, tapi juga jangan lupa bahwa keputusan untuk berhutang atau tidak ada dalam diri kita sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: