Ayah di Lubuklinggau Viral di Tiktok, Gara-gara Perbuatannya di Kuburan Tionghoa

Ayah di Lubuklinggau Viral di Tiktok, Gara-gara Perbuatannya di Kuburan Tionghoa

Screenshot video tiktok Bhabinkamtibmas menolong korban KDRT ayah kandung-Tiktok @erwinsyah-

LUBUKLINGGAU, LINGGAUPOS.CO.ID – Seorang ayah di Lubuklinggau viral di Tiktok, karena diduga menganiaya anak kandungnya hingga babak belur. 

Video Tiktok itu menceritakan Bhabinkamtibmas Polsek Lubuklinggau Utara menolong seorang perempuan yang babak belur. 

Ternyata perempuan itu diduga dianiaya oleh ayah kandungnya sendiri. Ayah itu diketahui adalah Emi Kertan Pamer (46). 

Tukang ojek warga Kelurahan Kali Serayu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, itu dengan sadis menganiaya anak perempuannya. 

BACA JUGA:Gadis Linggau jadi Korban KDRT Ayah di Kuburan Tionghoa, Motifnya Seperti Bang Toyeb

Aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRD) itu dialami WS (21) Rabu, 4 Desember 2022. 

Lokasinya di Jalan Pemakaman atau Kuburan Cina, Kelurahan Kali Serayu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, sekitar pukul 22.00 WIB.

Terduga pelaku penganiayaan (ayah korban) saat ini dalam pengejaran petugas karena melarikan diri usai kejadian. 

Motif penganiayaan terhadap korban mirip lagu Bang Toyeb. Karena korban tidak pulang-pulang ke rumah selama 4 hari sejak malam tahun baru 2023.

BACA JUGA: Box Perangkat ETLE di Lubuklinggau Dirusak Pencuri, Setelah Tahu Isinya Ditinggalkan, Apesnya Terekam CCTV

Korban ditemukan warga dan  Bhabinkamtibmas Kelurahan Ulak Surung terkapar di jalan. Lalu korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. 

Video saat Bhabinkamtibmas mengevakuasi korban inilah yang selanjutnya diposting di Tiktok hingga viral

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi SIK MH, melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Baruanto didampingi Kanit Reskrim, Ipda Paisal membenarkan kejadian dialami korban. 

Ipda Paisal menjelaskan, motif penganiayaan tersebut diduga korban tidak pulang sejak malam tahun baru. Kemudian saat pulang pada Rabu, 4 Januari 2023 malam, korban diduga dianiaya ayahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: