Kemenag Muratara Peringati HAB ke-80, Bupati H Devi Suhartoni Jadi Inspektur Upacara

Minggu 04-01-2026,05:00 WIB
Reporter : Agung Perdana
Editor : Agung Perdana

Sikap beragama yang moderat, adil, dan seimbang harus terus digaungkan guna mencegah munculnya sikap ekstrem dan intoleran di tengah masyarakat.

Tak hanya menyoroti kerukunan umat, Menteri Agama juga menekankan pentingnya kepedulian sosial dan lingkungan. 

BACA JUGA:Pererat Silaturahmi, DWP Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Pertemuan DWP Kanwil Ditjenpas Sumsel

Kementerian Agama diharapkan berperan aktif dalam aksi kemanusiaan serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.

Peringatan HAB ke-80 tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan internal di lingkungan Kemenag, baik di tingkat pusat maupun daerah. 

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut bertujuan memperkuat rasa kebersamaan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menteri Agama berharap nilai-nilai yang digaungkan dalam peringatan HAB ke-80 tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi terus diwujudkan dalam kerja nyata sehari-hari. 

BACA JUGA:5 Kelebihan dan Kekurangan Sepeda Listrik, Apa Saja?

Dengan memasuki usia ke-80 tahun, Kementerian Agama diharapkan semakin matang dalam menjalankan perannya serta mampu menjadi teladan dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, damai, dan berkeadilan di Indonesia

Bupati Muratara, H Devi Suhartoni menyampaikan apresiasi atas peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat moderasi beragama, meningkatkan layanan pendidikan serta kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Kementerian Agama memiliki kontribusi besar dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadaban.

Tantangan ke depan yang semakin kompleks, lanjut Bupati, menuntut adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam menciptakan masyarakat yang religius, toleran, dan berakhlak mulia.

BACA JUGA:Pelaku Begal Guru SD di Musi Rawas Ditembak, Terlibat 2 Kasus Kejahatan

“Momentum Hari Amal Bhakti ke-80 ini hendaknya menjadi refleksi bagi seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kemenag harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama,” tegas Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran Kemenag Muratara untuk terus mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan keagamaan, pembinaan umat, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.

Upacara HAB ke-80 ini turut dihadiri Wakapolres, Danramil, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama, para kepala madrasah, guru, pegawai, tokoh agama, jajaran Kemenag Muratara, serta undangan terkait. 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng.

BACA JUGA:Generasi Keenam Toyota RAV4 2026 Resmi Meluncur: Hybrid, PHEV dan Fitur Canggih, Cek Spesifikasinya di Sini

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Muratara, H. Ikral, S.Ag., MM menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran langsung Bupati Musi Rawas Utara dalam peringatan HAB ke-80 tersebut.

Ia mengatakan, peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang Kementerian Agama dalam melayani umat dan menjaga harmoni kehidupan beragama.

Kategori :