Sebaliknya, gelagat kurang baik justru muncul dari para raja dan pengeran sakti yang berasal dari kerajaan tetangga.
Mereka mengincar Dayang Torek dan tentunya akan menempuh segala cara untuk dapat mempersuntingnya.
BACA JUGA:Catat! Ini Kuota Haji Tahun 2024, Apakah Anda Masuk Tahun Depan, Cek di Sini
Kecantikan Dayang Torek terdengar oleh pendekar sakti bernama Si Pahit Lidah. Sesuai dengan namanya, Si Pahit Lidah memiliki sumpah yang sakti.
Perkataan Si Pahit Lidah adalah kenyataan pahit bagi setiap yang mendengarnya. Siapa yang tidak suka akan merasakan akibat dari sumpah sakti Si Pahit Lidah.
Linggau makin mengkhawatirkan keselamatan Dayang Torek yang tidak menyenangi Si Pahit Lidah.
Si Pahit Lidah berkeinginan mempersuntingnya dan seluruh anggota kelurga kerajaan tidak merestui.
Untuk menghindari Si Pahit Lidah, Linggau menyembunyikan Dayang Torek di dasar sungai.
Linggau sengaja membuat sebuah Lubuk yang dalam dengan menancapkan taring giginya ke dasar sungai.
Disitulah Dayang Torek bersembunyi. Dayang Torek selamat dari incaran Si Pahit Lidah.
Bukan hanya itu, tidak seorang pun mengetahui keberadaan Lubuk persembunyian Dayang Torek.
BACA JUGA:Kabar Duka, Jemaah Haji Asal BTS Ulu Musi Rawas Meninggal Dunia di Mekah
Masyarakat Lubuklinggau percaya bahwa dari banyaknya Lubuk yang terdapat di sungai Lubuklinggau, Lubuk yang konon menjadi tempat persembunyian Dayang Torek pada zaman dahulu adalah keramat serta memiliki keanehan.
Lubuk tersebut kecil namun sangat dalam. Sampai sekarang Lubuk itu dianggap sakti serta kemudian ditakuti.
Masyarakat percaya bahwa dalam setiap tahun Lubuk tersebut akan memakan korban.