Dini Hari 17 Agustus, 3 Rumah Warga Petunang Musi Rawas Habis Terbakar

Dini Hari 17 Agustus, 3 Rumah Warga Petunang Musi Rawas Habis Terbakar

3 rumah warga di Desa Petunang Tuah Negeri Musi Rawas ludes terbakar dini hari 17 Agustus 2026. 3 KK kehilangan tempat tinggal, kerugian puluhan juta.--

LINGGAUPOS.CO.ID -  Sedikitnya 3 unit rumah warga tidak mampu di Dusun VI Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas ludes terbakar. 

Peristiwa terjadi Senin 17 Agustus 2026 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat kebakaran, 3 Kepala Keluarga KK kini kehilangan tempat tinggal. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Salah satu warga Desa Petunang, Krismanto mengatakan kronologi pasti belum diketahui. Namun 3 rumah yang terbakar posisinya berdekatan dan berbahan papan sehingga api cepat membesar.

"Tiga rumah itu posisinya bersebelahan. Kemudian rumah juga dalam kondisi masih papan, sehingga api cepat besar," ungkap Kris saat dikonfirmasi, Senin 17 Agustus 2026.

Ketiga rumah milik Sahari Hariyanto, Baya, dan Darno habis terbakar beserta isinya. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

BACA JUGA:Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Petrans Jaya Musi Rawas Khidmat

Api pertama kali diduga berasal dari rumah Sahari, kemudian merambat ke rumah Baya dan terakhir ke rumah Darno.

"Api pertama dari Rumah Sahari kemudian merambat ke rumah Darno dan Bayan," ucapnya.

Dua Anak Selamat, Warga Sempat Padamkan Api 1,5 Jam

Di rumah Sahari saat kejadian hanya ada kedua anaknya yang masih duduk di SMA. Sementara orang tuanya sedang menginap di rumah kerabat di Desa Satan.

BACA JUGA:Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Upacara HUT ke-81 RI

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kedua anak yang tinggal di rumah Sahari berhasil selamat, karena mengetahui kebakaran sebelum api besar," jelasnya.

Kedua anak tersebut berhasil keluar melalui pintu depan sebelum api menghanguskan seluruh bangunan.

Kebakaran diketahui setelah keduanya berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar Baya dan Darno yang langsung keluar rumah. 

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api sulit dikendalikan. Api baru berhasil dipadamkan setelah 1,5 jam oleh warga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait