Diduga Korban Pembunuhan, Pemuda yang Ditemukan Tewas di Jalan Kenanga I Lubuk Linggau

Diduga Korban Pembunuhan, Pemuda yang Ditemukan Tewas di Jalan Kenanga I Lubuk Linggau

Petugas saat evakuasi mayat korban Robert Marlando Hararap --

LINGGAUPOS.CO.ID – Robert Marlando Hararap (20) yang ditemukan tewas di Jalan Kenanga I RT.1 Kelurahan Pasat Satelit Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, diduga adalah korban pembunuhan.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kasat Reskrim AKP M Kurniawan Azwar didampingi Kanit Pidum Ipda Suwarno menjelaskan muncul dugaan Robert Marlando Hararap, adalah korban pembunuhan.

Menurut Kanit Pidum, menurut hasil visum sementara dari RS Siti Aisyah Lubuk Linggau, ada luka bekas benda tumpul di kepala korban. Hanya saja, bekas luka benda tumpul di kepala korban sudah samar, karena mayat sudah membengkak.

“Juga ada darah yang keluar dari mulut, tapi belum bisa dipastikan apakah karena bentura, atau karena posisinya tengkurap,” jelas Kanit Pidum, Selasa 1 April 2025.

BACA JUGA:Terakhir Pulang H-1 Idul Fitri, Pemuda yang Ditemukan Tewas di Jalan Kenanga I Lubuk Linggau

Ia menambahkan, kini pihaknya masih melakukan penyelidikan, apakah Robert Marlando Hararap murni dibunuh atau korban begal. Namun juga ada dugaan, korban dibuang ke lokasi, setelah dibunuh.

Seperti diketahui sebelumnya, mayat yang ditemukan di Jalan Kenanga I RT.1 Kelurahan Pasat Satelit Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Selasa 1 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, sudah diketahui identitasnya.

Mayat tersebut diketahui seorang pemuda bernama Robert Marlando Hararap (20) warga Jalan Permai 16 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuk Linggau Utara II Kota Lubuk Linggau.

Hal ini seperti dipastikan oleh ibu almarhum, Marlina (37). Menurutnya, almarhum Robert terakhir kali pamit dari rumah pada Minggu 30 Maret 2025 sekitar pukul 09.00 WIB.

BACA JUGA:Idul Fitri, Ditemukan Mayat Tak Dikenal di Jalan Kenanga I Lubuk Linggau

Diceritakan Marlina, Robert Marlando Hararap sehari-hari bekerja di tempat ayam potong milik Fit. “H-2 malam dia pergi bekerja, kemudian H-1 pagi pulang ke rumah sambil membawa ayam,” jelas Marlina kepada LINGGAUPOS.CO.ID.

Kemudian pergi lagi untuk bekerja, dan semenjak itu diakui Marlina anaknya tidak kunjung pulang. “Aku pikir kalau dia main ke tempat temannya. Tapi masih kami cari,” jelasnya.

Ketika dicari di tempatnya bekerja, almarhum tidak ditemukan, sementara rekan-rekannya ada. “HP masih aktif, tapi Selasa pagi tidak aktif lagi,” ia menjelaskan.

Peristiwa almarhum tidak kunjung pulang ini, kemudian dilaporkan ke Polres Lubuk Linggau. Namun kemudian almarhum justru diketamukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: