91 Botol Miras Diamankan Polsek Muara Lakitan Musi Rawas

Polsek Lakitan amankan 91 botol Miras dari sebuah warung--
LINGGAUPOS.CO.ID – Sedikitnya 91 botol minuman keras (Miras) diamankan Polsek Muara Lakitan Polres Musi Rawas dari seorang penjual inisial KS.
Warga Desa Marga Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura itu ditangkap Minggu, 23 Februari 2025 di warungnya sekitar pukul 16.00 WIB.
Adapun puluhan botol Miras yang diamankan Polsek Muara Lakitan rinciannya, 16 Botol cap Kilin, 31 Botol Cap Naga Mas, 16 Botol Cap Beras Kencur kecil, 9 Botol Cap Beras Kencur Besar dan 19 Botol Cap Asoka.
Dalam kasus ini KS diduga melanggar Pasal 11 ayat 1 jo pasal 9 ayat 1 Perda Kabupaten Mura Nomor 12 tahun 2016, tentang pencegahan dan pemberantasan maksiat.
BACA JUGA:Bisnis Terlarang, Warga Purwodadi Musi Rawas Terancam Didenda Rp5 Juta
Penangkapan tersangka KS juga berdasarkan, Sprint Kapolres Musi Rawas Nomor :Sprint/208/II/OPS.1.3./2025 tgl 21 Februari 2025 dan Surat Perintah Kapolsek Muara Lakitan Nomor : Sprin/ 20 / II / HUK.6.6 / 2025/Sek. Muara Lakitan tanggal 21 Februari 2025.
"KS kami amankan, karena kedapatan menjual puluhan botol miras berbagai merk," tegas Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan didampingi, Kanit Reskrim, Ipda Anggiat Silalahi, Rabu, 26 Februari 2025.
Kapolsek menjelaskan, pengamanan KS bermula mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering menjual minuman keras.
Polsek Muara Lakitan Polres Mura kemudian, meluncur ke TKP yang dimaksud melakukan penggerebekan, penangkapan sekaligus penggeledahan di warung pelaku.
BACA JUGA:Mendekati Ramadan, Warung di Tugumulyo Musi Rawas Digerebek Polisi
Hasilnya ditemukan barang bukti puluhan botol Miras berbagai merek atau cap.
Barang Bukti 16 Botol Minuman Keras (Miras), “Selanjutnya KS dan barang bukti dibawa ke Polsek Muara Lakitan, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya
Kapolsek menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan awal, KS bersama barang bukti dilimpahkan ke Satpol PP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas.
KS diduga melanggar Pasal 11 ayat 1 jo pasal 9 ayat 1 Perda Kab Mura Nomor 12 tahun 2016, tentang pencegahan dan pemberantasan maksiat. Tersangka KS terancam pidana maksimal 3 bulan dan atau denda maksimal Rp5 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: