Mendekati Ramadan, Warung di Tugumulyo Musi Rawas Digerebek Polisi

Polisi amankan pemilik warung di Kecamatan Tugumulyo--
LINGGAUPOS.CO.ID – Mendekati awal Ramadan 1446 H, polisi Polsek Tugumulyo gerebek sebuah warung yang menjual minuman tuak, Sabtu, 22 Februari 2025 malam.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi amankan pemilik warung inisial DS (43), warga Desa L Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.
DS diduga melanggar Pasal 11 ayat 1 jo pasal 9 ayat 1 Perda Kabupaten Mura Nomor 12 tahun 2016, tentang pencegahan dan pemberantasan maksiat.
Operasi penggerebekan berdasarkan, Sprint Kapolres Musi Rawas Nomor :Sprint/208/II/OPS.1.3./2025 tgl 21 Februari 2025 dan Surat Perintah Kapolsek Tugumulyo Nomor : Sprins/ 20 / II / 2025/Sek. Tugumulyo tanggal 19 Februari 2025.
BACA JUGA:Lihat Pasangan Suami Istri Sedang Tidur, Pemuda Lubuk Linggau Ini Berbuat Jahat
“Berdasarkan Perda Mura, tentang pencegahan dan pemberantasan maksiat, serta surat perintah Kapolres dan Polsek Tugumulyo, maka kami mengamankan, DS, warga Desa L Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo, karena menjual minuman tuak,” kata Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Rusdan didampingi, Kanit Reskrim, Ipda Ipandri, Rabu, 26 Februari 2025.
Kapolsek menjelaskan, penggerebekan sekaligus pengaman pelaku, bermula mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering menjual minuman tuak.
Selanjutnya, Polsek Tugumulyo Polres Mura, meluncur ke TKP, hingga melakukan penggerebekan, penangkapan sekaligus penggeledahan di warung pelaku.
Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti satu ember minuman tuak berisi 30 liter berikut teko/ceret plastik sebanyak empat buah dan satu ember berisi kayu tuak.
BACA JUGA:Kakek Pemilik Kontrakan di Lubuk Linggau Ini Dianiaya, Motifnya Pelaku Tak Senang
“Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Tugumulyo, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, Sabtu, 22 Februari 2025, sekitar pukul 22.00 WIB, DS dan barang bukti diserahkan ke Satpol PP dan Damkar Kabupaten Mura.
“Yang bersangkutan, terancam pidana maksimal 3 bulan dan atau denda maksimal Rp5.000.000,” tegas Kapolsek.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial, dengan klik LINK INI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: