UNPARI Dapat Izin Buka Prodi PPG dari Mendikbudristek RI

UNPARI Dapat Izin Buka Prodi PPG dari Mendikbudristek RI

Kampus UNPARI yang terletak di Jl Mayor Toha, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 segera membuka program PPG Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pendidikan Matematika.--

LUBUKLINGGAU, LINGGAUPOS.CO.ID - Universitas PGRI Silampari (UNPARI) akhirnya mendapat izin dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia (RI) membuka Prodi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Program Profesi.

Rektor UNPARI Dr. H. Rudi Erwandi mengatakan,"Untuk Izin itu, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia tentang Izin Pembukaan Prodi Pendidikan Profesi Guru Program Profesi pada UNPARI di Kota Lubuklinggau yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Persatuan Gruu Republik Indonesia yang ditandatangani Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nizam 9 Agustus 20023,"katanya, Rabu 23 Agustus 2023.

Dikatakannya, dalam surat tersebut dinyatakan bahwa, Mendikbudristek memberikan izin pada UNPARI untuk melakukan pembukaan prodi PPG program profesi dalam lingkup bidang studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Pendidikan Matematika.

Sebagaimana kita tahu, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah pendidikan tinggi setelah pendidikan sarjana atau sarjana terapan untuk mendapatkan sertifikat pendidik pada berbagai jenjang pendidikan (anak usia dini, dasar, dan menengah) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

BACA JUGA:UNPARI Miliki 22 Dosen Bergelar Doktor, ini Nama-namanya

Pendidikan profesi guru ditempuh dengan masa studi selama 1-2 tahun setelah peserta didik lulus dari program sarjana kependidikan maupun non sarjana kependidikan. Pada tahap akhir, mahasiswa akan mengikuti uji kompetensi guru. Mahasiswa program PPG yang belum memenuhi kompetensi pedagogik atau kompetensi profesional dapat diberikan program penguatan kompetensi.

Program PPG diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan pendidikan, seperti kekurangan jumlah guru khususnya pada daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal, distribusi tenaga pendidik yang tidak seimbang,kualifikasi tenaga pendidik di bawah standar, guru yang kurang kompeten, serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang diampu.

"Dalam waktu dekat UNPARI akan mengumumkan teknis penerimaan mahasiswa program PPG profesi. Ia berharap dengan keluarnya izin pembukaan PPG profesi guru pada UNPARI bisa membantu alumni dalam meningkatkan kompetensi,"tutupnya.(*)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: linggaupos.bacakoran.co