Muratara Sudah Berusia 10 Tahun, Tapi Ulu Rawas Masih Susah Sinyal Internet

Muratara Sudah Berusia 10 Tahun, Tapi Ulu Rawas Masih Susah Sinyal Internet

Seorang warga di bawah tower telekomunikasi yang berada di Kelurahan Muara Kulam Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Muratara. Namun tidak ada sinyal internet di Ulu Rawas--

MURATARA, LINGGAUPOS.CO.ID – Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sudah berusia 10 tahun. Bahkan Kamis 8 Juni 2023 dilaksanakan jalan santai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT),

Juga diketahui, bahwa saat ini jaman semakin canggih, bahkan Indonesia sudah menuju era digitalisasi. Namun Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, hingga kini masih krisis sinyal internet.

Lucunya, di Kelurahan Muara Kulam Kecamatan Ulu Rawas ada tower salah satu operator seluler, yakni Telkomsel. Bahkan sudah ada di sana sejak 17 tahun lalu.

Sulitnya warga di Ulu Rawas mendapatkan sinyal internet, warga pun mengaku saat ini sulit mendapatkan informasi terupdate dari dunia luar.

BACA JUGA:Seperti Dianaktirikan, Bertahun-tahun Jalan Dusun di Muratara Ini Belum Tersentuh Pembangunan

Salah satu warga Kelurahan Muara Kulam, Sukarno mengatakan internet terutama yang 4G sangat dibutuhkan.

Karena saat ini banyak pekerjaan, mulai bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan membutuhkan akses internet. 

"Guru-guru yang memerlukan jaringan internet memadai, harus ke pusat Kabupaten yang berjarak sekitar 60 km," kata Sukarno.

Dia mengatakan warga Ulu Rawas yang terdiri dari 1 kelurahan dan 6 desa, sangat mengharapkan jaringan internet 4G. 

BACA JUGA:Keren, Ada Air Terjun 9 Tingkat di Karang Jaya Muratara, Cocok untuk Petualang Sejati

"Sekarang ini, tidak hanya sinyal internet 4G. Bahkan untuk menelpon dan SMS juga susah," jelas Sukarno. 

Warga telah berupaya menyampaikan ke pihak Dinas Kominfo Kabupaten Muratara, agar ada solusi sinyal internet 4G di Ulu Rawas, maupun perbaikan sinyal telpon dan SMS.

Diakuinya, beberapa tahun ini memang ada bantuan pemerintah berupa wifi dari program Bakti Aksi. 

Wifi tersebut tersedia di beberap titik, yakni di Kantor Camat, Puskesmas dan SMP Negeri Muara Kulam. 

BACA JUGA:8 Fakta Terbaru Terkait Meninggalnya Ibu Melahirkan di Muratara, Nomor 7 Bikin Miris

"Tapi kekuatan wifi itu cuma bisa mengirim pesat Whatsapp (WA) itupun lemot. Kalau video tidak bisa menerima atau mengirim. Apalagi untuk video call tidak bisa," tuturnya. 

Sinyal wifi Bakti Aksi, menurutnya tidak bisa diandalkan untuk mengakses pekerjaan bersifat online. 

"Guru-guru honorer yang daftar CPNS dan sebagainya harus ke pusat kabupaten," katanya.

Dia mengatakan bingung kenapa provider belum menyiapkan sinyal internet di Ulu Rawas. 

BACA JUGA:Saran dari RS AR Bunda Lubuklinggau, Terkait Wanita Melahirkan dari Muratara Meninggal Dunia

"Kalau alasannya warga Ulu sedikit, sebenarnya tidak juga, sebab warga Ulu Rawas mencapai 25.000 jiwa," katanya. 

"Kami warga Ulu Rawas siap support jika ada provider yang ingin berinvestasi menyediakan sinyal internet," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: