Ini Tips Anti Stres di Tempat Kerja, Rekomendasi WHO

Ini Tips Anti Stres di Tempat Kerja, Rekomendasi WHO

Lingkungan kerja biasanya menjadi salah satu faktor penyebab stress dialami masyarakat. Berikut ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegahnya. -ilustrasi-Pixaby.com

BACA JUGA:BPW BDN Sumatera Selatan Serahkan SK BPD BDN Musi Rawas, Lubuk Linggau dan Muratara

Jika salah satu dari 13 hal itu ada pada kalian, kamu perlu melakukan tindakan pencegahan agar memproteksi diri sendiri dari gangguan mental serius yang bisa saja memengaruhi kesejahteraan.

Untuk melindungi kesehatan mental, WHO merekomendasikan pelatihan bagi pimpinan dalam bidang kesehatan mental, yang membantu pimpinan mengenali dan merespons bawahan yang mengalami gangguan emosional.

Kemudian mengembangkan keterampilan interpersonal seperti komunikasi terbuka dan mendengarkan aktif.

Lalu meningkatkan pemahaman tentang bagaimana faktor stres pekerjaan mempengaruhi kesehatan mental.

BACA JUGA:Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026, Penting Diketahui Sebelum Daftar

Selanjutnya lakukan pelatihan bagi pekerja dalam literasi dan kesadaran kesehatan mental, untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan mental dan mengurangi stigma terhadap kondisi kesehatan mental di tempat kerja.

Serta intervensi bagi individu untuk membangun keterampilan dalam mengelola stres dan mengurangi gejala kesehatan mental.

Termasuk intervensi psikososial dan kesempatan untuk aktivitas fisik berbasis rekreasi.

Beberapa saran praktis kalau kalian lagi stress di tempat kerja bosan mengambil cuti, cut-off orang-orang yang bikin kamu tidak nyaman.

BACA JUGA:Massa Segel Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Musi Rawas, Desak Bupati Hj Ratna Machmud Nonaktifkan Lurah

Atau berteman dengan rekan kerja sewajarnya dan tidak terlibat ikatan emosional.

Langkah lainnya berani mengutarakan pendapat dan perasaan dan bersikap bodo amat untuk hal yang tidak jelas.

Jika kalian sudah benar-benar tidak mampu menghandle situasi, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater.

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial, dengan klik LINK INI 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: