Soal Jalan Rusak Sebabkan Warga Meninggal Dunia, ini Kata Pemkab Musi Rawas dan DPRD

Selasa 24-02-2026,08:43 WIB
Reporter : Endang Kusmadi
Editor : Endang Kusmadi

LINGGAUPOS.CO.ID – Kerusakan jalan di wilayah HTI Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan membuat warga meninggal dunia. Juga program pemerintah tidak bisa berjalan dengan baik.

Berkaitan dengan kondisi ini, DPRD Musi Rawas melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD Musi Rawas, Senin 23 Februari 2026 di Ruang Badan Anggaran Sekretariat DPRD Musi Rawas.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah didampingi Wakil Ketua II, Yani Yandika dan Anggota DPRD lainnya yakni Aliudin dari Fraksi PDI Perjuangan.

Kemudian, Taslim Fraksi PKB, Supandi Fraksi PKS, Hendra Adi Kesuma Fraksi Nasdem, H Alamsyah A Manan Fraksi Demokrat dan dihadiri Kepala Dinas PUBM Kabupaten Mura, Alawiyah, Camat Muara Lakitan, H Syamsuri, Kepala Desa (Kades), serta Ketua BPD.

BACA JUGA:Warga HTI Musi Rawas Meninggal Dunia Saat Melintasi Jalan Berlumpur, Belum Sampai ke Rumah Sakit

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pekerja Umum Bina Marga (DPU-BM) Kabupaten Musi Rawas, Alawiyah menjelaskan untuk Desa di wilayah HTI sendiri, pada awal RPJM Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk melakukan pembangunan. 

Hanya saja, jalan tersebut berada di dalam kawasan hutan. Untuk itu, Pemkab Mura sudah melakukan berbagai upaya, salah satunya menyurati pihak Kementerian Kehutanan untuk izin pembangunan jalan di HTI.

“Dari semua Desa yang masuk dalam kawasan, yang sudah diajukan pembangunan di 2022, hanya baru di Pelawe yang direalisasikan di 2025 dan tahun ini akan mulai dibangun,” beber Alawiyah.

Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah mengatakan di wilayah HTI, juga kondisi jalannya sangat memprihatinkan. 

BACA JUGA:Jalan di Dekat Pusat Pemerintahan Musi Rawas Berlubang, Polisi Lakukan Penambalan

Hanya saja, untuk pembangunannya memang terkendala dengan izin, sebab jalan tersebut masih berada di wilayah kawasan hutan.

Namun, meski demikian ada satu hal yang perlu ditekankan, Gubernur Sumsel, H Herman Deru bisa membangun jalan yang ada di kawasan hutan. Untuk itu, jejak itu perlu diikuti, agar jalan di HTI dalam tertangani.

“Informasi yang kami terima ada naskah kerja sama antara Pemprov dan PT MHP. Nah ini, perlu kita ikuti, agar masyarakat Desa di wilayah HTI ini tidak terisolir dan tidak tertinggal. Pembangunan itu harus berkeadilan,” ungkap Firdaus.

Di akhir pertemuan, untuk penanganan jalan rusak di wilayah HTI, telah disepakati bahwa pihak Musi Rawas dapat merespon tanggap darurat apa yang terjadi saat ini khususnya di Desa Mukti Karya dan Sindang Laya agar masyarakat bisa tidak lagi terisolir.

BACA JUGA:Sudah 5 Kali Sebabkan Kecelakaan, Polisi Tutup Lubang Jalan Penghubung Musi Rawas - PALI

Kategori :