Penggerebekan di PT Bina Sains Cemerlang, Satnarkoba Polres Musi Rawas Amankan 5 Orang
5 orang tersangka yang ditangkap dalam penggerebekan di PT Bina Saint Cemerlang--
LINGGAUPOS.CO.ID - Tim Tindak Elang Musi Satres Narkoba Polres Musi Rawas menggerebek camp barak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Bina Sains Cemerlang (BSC), Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam penggerebekan Minggu malam 15 Maret 2026, Tim Elang Musi berhasil membongkar peredaran narkotika, dalam waktu hanya 10 menit.
Hasilnya, diamankan 5 tersangka sekaligus, yakni David (45), Sutan (40), Nur Santoso (30), Iis (22), dan Medi (29), seluruhnya warga Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam pemeriksaan, diketahui David dan Sutan diduga berperan sebagai pengedar sabu, sementara NS, IH, dan MP berstatus sebagai pemilik atau penyedia narkotika.
BACA JUGA:Pegawai Bank Gadungan Ditangkap di Lubuk Linggau, Ngaku Bisa Bantu Pencairan Pinjaman
Juga disitta sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya 17 paket sabu seberat bruto 10,15 gram, satu pirex kaca berisi sisa sabu seberat 1,47 gram, satu timbangan digital, serta alat hisap sabu.
Selain itu, dari tiga tersangka lainnya juga ditemukan paket sabu dengan berat masing-masing 0,28 gram, 0,29 gram, dan 0,34 gram.
Secara keseluruhan, total sabu yang berhasil diamankan dari operasi tersebut mencapai 12,53 gram.
Kasat Res Narkoba Polres Musi Rawas Iptu Jemmy Amin Gumayel menjelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika di kawasan camp pekerja perkebunan.
BACA JUGA:Bawa Sabu Lewat Depan Polres Musi Rawas Utara, 2 Orang Ditangkap
Setelah dilakukan penyelidikan dan pemetaan lokasi, Tim Elang Musi kemudian bergerak melakukan penangkapan secara terencana.
“Lima tersangka diamankan dari satu lokasi dalam waktu sekitar 10 menit. Seluruhnya juga positif metamfetamina berdasarkan hasil tes urine,” ujarnya.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di kawasan perkebunan yang rawan dimanfaatkan sebagai lokasi peredaran narkotika.
“Kawasan perkebunan bukan tempat aman bagi pelaku narkoba. Kami akan terus melakukan operasi untuk memastikan wilayah Musi Rawas bersih dari peredaran narkotika,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: