Kaitan Hari Pers Nasional dengan Ulang Tahun PWI, Ditetapkan Pada 1985

Senin 09-02-2026,09:39 WIB
Reporter : Endang Kusmadi
Editor : Endang Kusmadi

LINGGAUPOS.CO.ID – Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap 9 Februari bertepatan dengan lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berdiri 9 Februari 1946 di Surakarta (Solo), Jawa Tengah.

Dikutip dari laman PWI, pada 9 dan 10 Februari 1946 para wartawan dari berbagai daerah berkumpul di Balai Sono Suko, Surakarta untuk menyatukan visi perjuangan pers nasional, sehingga dibentuk PWI.

Selanjutnya, wacana menetapkan HPN muncul dalam salah satu keputusan Kongres ke-16 PWI di Padang, Sumatera Barat, 4 Desember 1978. 

Kemudian sidang Dewan Pers ke-21 di Bandung pada 19 Februari 1981 menyetujui keinginan penetapan Hari Pers Nasional tersebut.

BACA JUGA:Mengenang Perintis Pers Bumiputra Tirto Adhi Soerjo, yang Dikukuhkan Sebagai Bapak Pers Indonesia

Berdasarkan rekomendasi sidang Dewan Pers itulah, pemerintah akhirnya menetapkan 9 Februari yang merupakan hari ulang tahun PWI sebagai HPN, melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 5 Tahun 1985 yang ditandatangani Presiden Soeharto. 

Penetapan HPN menjadi simbol pengakuan negara terhadap peran vital pers dalam pembangunan nasional. 

Pers dipandang memiliki fungsi strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menanamkan nilai-nilai Pancasila.

HPN 2026 di Banten


Si Juhan Maskot HPN 2026 di Banten--

BACA JUGA:Tema Serta Arti Logo dan Maskot Hari Pers Nasional 2026 di Banten

Sementara itu pada HPN 2026 ini, tema yang diangkat adalah "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". 

Dengan maskot Si Juhan yang merupakan akronim dari Si Jurnalis Handal, yang diwujudkan dalam sosok Badak Jawa atau Badak Bercula Satu, satwa endemik yang dikenal tangguh dan pantang menyerah.

Dalam HPN kali ini, Dewan Pers dan Kementerian Komunikasi dan Digital mengadakan Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional 2026 dengan tema “Pers, Akal Imitasi (AI), dan Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik”.

Dalam Konvensi itu, Komunitas Pers Indonesia mendesak platform teknologi digital termasuk platform AI untuk memberikan kompensasi yang adil atas penggunaan karya jurnalistik sebagai sumber data. 

BACA JUGA:Prabowo Tetapkan Cuti Bersama ASN Saat Idul Fitri 2026, Persiapkan Rencana Mudikmu

Kategori :