LINGGAUPOS.CO.ID - Menyambut bulan suci Ramadan atau atau bulan puasa, masyarakat Indonesia memiliki berbagai tradisi unik mulai dari Dandangan hingga Padusan yang sarat makna spiritual.
Tradisi-tradisi ini menunjukkan kekayaan budaya dan spiritualitas masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan.
Diketahui umat muslim di seluruh dunia termasuk Indonesia tengah menanti kedatangan bulan suci Ramadan 1447 H yang akan segera tiba.
Dalam ajaran Islam, puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah baligh, berakal, dan tidak memiliki udzur syar’i.
BACA JUGA:Tradisi Ruwahan Sambut Ramadan Menurut Pandangan Islam
Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 yang didasarkan pada berdasarkan hisab Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Sementara itu, akan menetapkan melalui sidang isbat, yang biasa dilaksanakan pada sore hari menjelang akhir bulan Sya'ban 1447 H.
Berikut tradisi menyambut bulan Ramadan yang masih dilakukan masyarakat hingga saat ini dikutip LINGGAUPOS.CO.ID, Senin, 2 Januari 2026 dari beberapa sumber.
1. Dandangan dari Kudus
BACA JUGA:Makna Tradisi Ruwahan Jelang Ramadan, Beda Daerah Beda Nama
Tradisi Dandangan adalah perayaan rakyat khas Kudus, Jawa Tengah, untuk menyambut bulan suci Ramadan, yang berakar dari warisan Sunan Kudus sejak abad ke-16.
Tradisi ini ditandai dengan tabuhan bedug di Masjid Menara Kudus, pasar malam meriah, dan kirab budaya yang berlangsung sekitar dua minggu sebelum puasa.
Masyarakat berkumpul untuk memukul beduk dan menikmati pasar malam.
Rangkaian Tradisi Dandangan
BACA JUGA:Harga Emas 2 Februari 2026 Turun, Tidak Sampai Rp3 Juta Lagi
- Tabuh Bedug : Pemukulan bedug di Masjid Menara Kudus menandai awal puasa.