SMA Garuda ini akan berfokus pada materi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diposisikan sebagai pelengkap bagi Sekolah Rakyat.
Sebelumnya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof Stella Shristie mengatakan bahwa guru Sekolah Garuda akan berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan Sekolah Garuda menjadi satuan kerja Kemendiktisaintek.
Stellah mengatakan guru Sekolah Garuda diminta berasal dari lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
BACA JUGA:Tahun Kuda Api Imlek 2026, Shio Macan Diprediksi Jadi Periode Bersinar
Kata dia, jika masih ada kebutuhan, maka ada potensi penyelenggaraan PPG bagi guru yang terseleksi.
“Kalau formasi guru ASN harus sudah ada PPG. Tapi kita juga akan lihat, misalnya kurang, gitu, kita akan bikinkan. Tapi setelah itu harus pelatihan dulu juga kurikulum yang sementara kita pakai IB (International Baccalaureate),” jelasnya.
Hingga artikel ini terbit, pihak Sekolah garuda belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal pasti pembukaan pendaftaran.
Namun, berdasarkan informasi yang diumumkan, sekolah ini mencari pendidik yang berdedikasi, inovatif, dan siap berkontribusi nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
BACA JUGA:Mutasi Terbaru, Ini Daftar 85 Perwira Polisi Yang Dilantik Kapolri Termasuk Kapolda Sumatera Selatan
Sekolah Garuda ini pun bersifat gratis, berasrama buat siswa yang ada dalam ekonomi menengah ke bawah.
Selain itu, Sekolah Unggulan Garuda adalah sekolah yang berfokus pada persiapan masuk perguruan tinggi.
Informasi lebih lanjut mengenai seleksi guru SMA Garuda 2026 dapat Anda lihat melalui media sosial resmi @sekolahgaruda.ri.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial, dengan klik LINK INI