Mie Diduga Penyebab Pelajar Keracunan MBG di Lebong Bengkulu, Program Baru Berjalan

Kamis 28-08-2025,11:01 WIB
Reporter : Endang Kusmadi
Editor : Endang Kusmadi

Atas kejadian ini Dinkes akan mengevaluasi kinerja SPPG.  “Kejadian ini jelas menyita perhatian publik nasional, jangan sampai nanti muncul stigma Lebong tidak siap melaksanakan program MBG,” tegas Rachman.

Terpisah, Direktur RSUD Lebong, dr. Eni Efriyani menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis didiagnosis para siswa mengalami keracunan akibat mengonsumsi makanan yang tidak higienis. Bisa karena bahannya yang bermasalah atau karena cara meraciknya. 

“Penyebab pastinya masih kami telusuri, yang jelas dari cirinya para korban ini memang keracunan akibat mengonsumsi makanan yang dari keterangan para wali murid setelah konsumsi MBG,” jelas Eni.

Di sisi lain, Yuni Sari, 37 tahun, wali murid salah satu pelajar SDIT Az-Zahra mengaku terkejut mendengar kabar anaknya mengalami keracunan di sekolah. Padahal saat diantarkan ke sekolah, kondisi anaknya baik-baik saja. 

BACA JUGA:Apakah TKA Wajib Diikuti Semua Pelajar SD Hingga SMA Sederajat, Ini Kegunaannya

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, anaknya bersama pelajar lainnya mengalami gangguan kesehatan. Yaitu mual, muntah, kepala pusing dan tubuh terasa lemas setelah menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah. 

“Kami minta pihak terkait benar-benar bertanggung jawab dengan kesehatan anak kami, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” demikian Yuni.

Sementara itu, juga jumlah korban yang jatuh hampir 250 orang. Meliputi 232 pelajar, 4 tenaga guru dan 2 wali murid yang sempat mencicipi menu MBG.

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial di LINK INI 

Kategori :