Aksi Massal Tolak Pakai Produk Israel, Bagaimana Target Investasi di Indonesia, Ini Pengaruhnya

Kamis 09-11-2023,03:30 WIB
Reporter : Budi Santoso
Editor : Budi Santoso

Salah satu perusahaan internasional yang disebut mendukung keberadaan Israel adalah Unilever. 

Dikutip dari AP News, Kepala eksekutif Unilever, CEO Alan Jope pada bulan Juli 2022 menegaskan komitmen Unilever untuk terus melakukan bisnis di Israel. 

Lalu kenapa kita harus stop mengkonsumsi produk walls ini? 

Jawabannya jelas bahwa walls ini merupakan anak perusahaan dari Unilever.

BACA JUGA:Ramai Dibicarakan Netizen Indonesia: Benarkah Scarlett Produk Pro Israel?

Dimana Unilever sudah lama mendukung Israel sejak 75 tahun yang lalu. 

Saat itu Israel menjajah Palestina dan menghancurkan kehidupan orang-orang yang bermukim di kawasan Palestina. 

Sedikit demi sedikit kawasan yang dimiliki oleh orang-orang Palestina direbut dengan paksa oleh orang-orang Israel. 

Bahkan akibat perang yang terjadi pada tahun 1948 negara Palestina terbagi menjadi 3 bagian. 

BACA JUGA:Produk Israel yang Beredar Warung Warung Indonesia, Kamu Harus Tahu

Negara Israel, Tepi Barat (Palestina), dan Jalur Gaza (Palestina). Keberadaan Pendudukan Israel di tanah Palestina semakin parah. 

"Jelas ini adalah masalah yang kompleks dan sensitif yang menimbulkan perasaan yang sangat kuat," kata Alan Jope. 

"Ada satu pesan yang ingin saya garis bawahi dalam seruan ini, yaitu bahwa Unilever tetap berkomitmen penuh terhadap bisnis kami di Israel,” sambung CEO Unilever Internasional tersebut.

Oleh sebab itulah banyak orang yang tidak mau lagi membeli produk dari Unilever ini. Dan beralih ke produk lain. 

BACA JUGA:Tidak Membeli Produk Pro Israel, Apakah Berdampak untuk Palestina?

Berikut ini Alternatif produk es krim yang pro Palestina :

Kategori :