BPJS Kesehatan Lubuklinggau dan RS AR Bunda Gelar FGD Monitoring Evaluasi Data Utilization Review dan Komitmen

Jumat 11-11-2022,09:31 WIB
Reporter : Agung Perdana
Editor : Endang Kusmadi

LUBUKLINGGAU, LINGGAUPOS.CO.ID - BPJS Kesehatan Lubuklinggau menggelar Forum Group Discussion (FGD) Monitoring Evaluasi Data Utilization Review dan Komitmen Bersama RS AR Bunda Lubuklinggau di Ruang Pertemuan Lantai II, Kamis 10 November 2022.

Kegiatan ini dihadiri Direktur RS AR Bunda Lubuklinggau, dr Sarah Ainar Rahman melalui zoom meeting, Kasi Yankes, dr. Charly Esa Kennedy, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau, Harry Nurdiansyah serta karyawan RS AR Bunda Lubuklinggau. 


BPJS Kesehatan Lubuklinggau menggelar Forum Group Discussion (FGD) Monitoring Evaluasi Data Utilization Review dan Komitmen Bersama RS AR Bunda Lubuklinggau di Ruang Pertemuan Lantai II, Kamis 10 November 2022.--

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau, Harry Nurdiansyah mengatakan,"Ini merupakan kegiatan FGD, menurut kami di tahun ini lebih intensif lagi,"katanya.

"Jadi kita lebih intensif lagi sekaligus kami juga menilai ulang fasilitas untuk perjanjian kerjasama kita di Tahun 2023, "ungkapnya.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Hadirkan MCS dan Sosialisasi JKN di Hari Bakti Dokter Indonesia

Harry Nurdiansyah menjelaskan dalam menilai ulang ini bukan hanya menilai BPJS Kesehatan sendiri akan tetapi dinilai ulang juga Dinas Kesehatan (Dinkes) Lubuklinggau sehingga sama-sama bekerjasama. 

Harapannya dengan menilai ulang komitmen juga nanti kita akan perjanjian kerjasama di Tahun 2023 lebih baik lagi. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada manajemen RS AR Bunda Lubuklinggau atas kerjasama yang kita lakukan di Tahun 2022 ini, yang pastinya memang yang sudah dijalankan, mengawal pelayanan-pelayanan khususnya peserta BPJS Kesehatan,"jelasnya.

Menurutnya, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan FGD ini adalah hampir di seluruh rumah sakit dan RS AR Bunda Lubuklinggau ini sudah yang keempat, kita juga telah melaksanakan kegiatan ini di RS Siloam, RS Siti Aisyah dan RS dr Sobirin.

BACA JUGA:Perkenalkan Aplikasi Siska, BPJS Kesehatan Gelar FGD dengan KPPN Lubuklinggau

"Karena target BPJS Kesehatan diamanatkan oleh pemerintah pusat melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) targetnya bahwasanya penduduk Indonesia harus tercover 98 persen di Tahun 2024,"Ia menambahkan.

"Jadi Bapak Jokowi, K.H. Ma'ruf Amin menargertkan bahwasanya sampai beliau menyelesaikan masa jabatannya, beliau menargetkan penduduk Indonesia itu harus 98 persen tercover program JKN KIS, kondisi saat ini di Tahun 2022 itu kami baru mencapai 85 persen, kami masih ada PR kurang lebih 15 persen lagi penduduk Indonesia yang belum tercover,"jelasnya.

"Kami sedang berjuang meyakinkan bahwa penduduk Indonesia, meyakinkan pemerintah daerah, provinsi, Kabupaten/Kota untuk bagaimana agar penduduk khususnya di wilayah Kantor Cabang BPJS Lubuklinggau tercover targetnya di Tahun 2024,"katanya.

Harry Nurdiansyah menjelaskan kami ada 6 Kabupaten/Kota yakni Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Empat Lawang, Pagar Alam dan Lahat.

Kategori :