Soal Truk Batu Bara Viral, ini Penjelasan Dishub dan Polres Musi Rawas Utara

Soal Truk Batu Bara Viral, ini Penjelasan Dishub dan Polres Musi Rawas Utara

Truk batu bara yang viral di Muratara--

LINGGAUPOS.CO.ID – Sebuah video yang mengungkapkan ada truk batu bara dikawal oknum polisi di Musi Rawas Utara (Muratara), beredar di media sosial (medsos).

Dalam narasi di video tersebut, truk batu bara tersebut awalnya dihentikan oleh petugas Dishub Muratara, namun karena dikawal akhirnya truk dibiarkan melintas. Benarkan narasi ini? 

Plt Kepala Dishub Muratara Doni membenarkan ada kejadian penerobosan truk diduga membawa batu bara pada saat petugas sedang melakukan tugas di pos penjagaan. 

Menurutnya terjadi pada Rabu dinihari 1 April 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara untuk jumlah petugas dirinya mengaku belum dapat memastikan berapa jumlah petugas saat itu. 

BACA JUGA:Ritual Air Kembang di Lapas Narkotika Muara Beliti, Perkuat Solidaritas dan Kebersamaan Pegawai

"Kalau jumlah unit yang melintas belum tau, maupun petugas yang ada saat itu belum tau secara pasti,” jelasnya kepada wartawan, Kamis 2 April 2026. 

“Yang jelas saat kejadian hanya ada petugas Dishub, tidak ada petugas dari unsur lain seperti Sat Pol PP maupun Polri. Nanti kalau sudah ada keterangan lengkap saya sampaikan lagi," ujarnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M Abdul Karim, mengatakan belum mengetahui secara pasti, karena petugas piket dari Dishub Muratara saat ini masih dimintai keterangan oleh unit Pidsus Reskrim Polres Muratara.  

"Sudah saya tanya satu-satu anggota tapi tidak ada yang kenal, dia cuman ngomong aja polisi. Dia sekarang lagi diambil keterangan oleh unit Pidsus Reskrim,” jelasnya.

BACA JUGA:4 Pelajar MAN 1 Musi Rawas Lolos SNBP 2026, Tembus Universitas Sriwijaya dan Universitas Jambi

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin mengatakan saat ini pihaknya tengah mendalami informasi tersebut. 

"Sekarang kita memanggil petugas Dishub Muratara untuk dimintai klarifikasi terkait video tersebut," jelasnya.

Nasirin mengatakan karena saat itu malam hari, mereka akan klarifikasi mungkin diduga karena capek atau apa.

"Mungkin karena capek atau apa, berdasarkan namanya malam atau apa," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: