‎‎Keponakan Bacok Paman Berkali-kali Depan RAM Sawit di Rawas Ilir Musi Rawas Utara

‎‎Keponakan Bacok Paman Berkali-kali Depan RAM Sawit di Rawas Ilir Musi Rawas Utara

Tersangka saat dimintai keterangan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Rawas Ilir--

LINGGAUPOS.CO.ID – Turun dari sepeda motor, seorang keponakan bacok paman berkali-kali di depan RAM Sawit Ken Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara diduga karena permasalahan tanah.

Peristiwa menghebohkan masyarakat itu terjadi Minggu, 24 Agustus 2025 sekitar pukul 10.40 WIB di depan RAM Ken Dusun I Desa Beringin Makmur II Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.

Korban pembacokan M. Nasir (55) warga Dusun I Desa BM II Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.

Sementara tersangkanya keponakan korban atas nama Hendri (42) warga Desa Tebing Tinggi RT.002/RW.002 Kecamatan Nibung Kabupaten  Muratara.

BACA JUGA:Keren, SD Negeri 32 Raih Juara Lomba Gerak Jalan Perayaan HUT RI ke-80 Tingkat Kota Lubuk Linggau

Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah didampingi PS Kasi Humas Ipda Didian Perkasa menjelaskan, dari informasi yang diterima antara korban dan tersangka masih memiliki hubungan keluarga (keponakan dan paman).

Tersangka ditangkap beberapa jam setelah kejadian berdasarkan LP / B - 34 / VIII / 2025 / SPKT / Polsek Rawas Ilir / Polres Muratara / Polda Sumsel, tanggal 24 Agustus 2025.

‎‎Kronologis kejadian bermula Minggu, 24 Agustus 2025 sekira pukul 10.40 WIB, korban M. Nasir berada di atas motor depan Ram Ken  berbincang dengan saksi Zulkarnain.

Kemudian tak lama berselang, datang tersangka Hendri menggunakan sepeda motor berhenti tidak jauh dari korban.

BACA JUGA:Sering Ancam Ibu Kandung, Anak Durhaka di Lubuk Linggau Berakhir Dipenjara

Lalu tersangka Hendri mengambil sebilah Parang tebas berukuran sekitar 70 cm yang terletak di sepeda motornya.

Selanjutnya tersangka mendekati korban dan langsung mengayunkan parang yang di pegang di tangan kanannya membacok M Nasir.

Ditambahkan Kasi Humas, usai dibacok, korban sempat berusaha melarikan diri namun terjatuh. Saat itu ada sebilah kayu papan dengan panjang sekitar 1 meter di dekat korban.

Lalu korban langsung menggapai kayu papan tersebut untuk melindungi diri menangkis bacokan dari tersangka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait