Ini Hasil Pemeriksaan Tersangka Begal Jalur Curup – Lubuklinggau, Cek Penjelasannya di Sini

Ini Hasil Pemeriksaan Tersangka Begal Jalur Curup – Lubuklinggau, Cek Penjelasannya di Sini

IST/CE Press release ungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Lintas Curup Lubuklinggau.----

CURUP, LINGGAUPOS.CO.ID - Viral di media sosial video aksi begal di jalur Curup- Lubuklinggau kembali viral saat Idul Adha 2023, Kamis 29 Juni 2023.

Namun aksi begal tersebut gagal, karena ada polisi berpakaian preman yang melintas. Kemudian langsung memberikan pertolongan, bahkan menangkap begal.

Video tersebut diposting akun Memanovi Vito Rafa di akun facebooknya, Kamis 29 Juni 2023 siang.

Aksi begal yang dilakukan MP (18) alias PJ warga Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang, yang tertangkap tangan oleh petugas kepolisian di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau.

BACA JUGA:Cerita Polisi yang Berhasil Gagalkan Aksi Begal di Jalur Curup – Lubuklinggau, Videonya Viral

Tepatnya di Desa Simpang Beliti, Kamis 29 Juni 2023. Belakangan diketahui MP ternyata merupakan residivis.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda T Tampubolon SIK MH dalam press releasenya, Jumat 30 Juni 2023 mengatakan jika pelaku ini tertangkap tangan saat melakukan aksinya.

Dimana saat itu, ada polisi yang melintas dan mendapati pelaku tengah beraksi.

"Bahkan penangkapan begal oleh polisi itu, viral di media sosial. Atas kesigapan anggota di lapangan, pelaku berhasil diamankan," ujar Kapolres.

BACA JUGA:Ini Identitas Begal yang Video Penangkapannya di Jalur Curup – Lubuklinggau Viral, Ternyata Warga Sini

Dalam video penangkapan itu juga, sebut Kapolres jika korban yang memakai baju merah sempat berusaha kabur dan melakukan perlawanan.

"Pelaku ini sempat melawan petugas. Meskipun demikian, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan," sampainya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, Iptu Denyfita Mochtar STr K mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh 2 orang. Dimana kedua pelaku yang mengendarai 1 sepeda motor mengikuti korban dari Desa Kepala Curup.

Yang kemudian sampai di TKP, pelaku langsung mematikan mesin motor korban dengan mencabut kunci kontak motor sehingga motor tersebut berhenti.

BACA JUGA:Viral Video Aksi Begal di Jalur Lubuklinggau – Curup Saat Idul Adha 2023, Untung Ada Polisi Melintas

"Setelah berhenti, pelaku PJ meminta HP korban dengan mengancamnya dengan pisau. Setelah pelaku naik motor korban dan mengarah ke Desa Kepala Curup, korban melawan dengan menarik baju tersangka," katanya.

Secara bersamaan juga, sebut Kasat ada Brigpol Nova melihat kejadian tersebut dan berhenti untuk membantu korban.

Dimana saat itu, anggota Polisi memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 2 kali namun itu tidak dihiraukan oleh pelaku.

"Tak lama berselang juga ada Polisi yang bertugas di Polsek PUT, juga membantu. Akhirnya pelaku dibantu warga berhasil diamankan," ujarnya.

BACA JUGA:Masyarakat Antusias Ikuti Sosialisasi Hari Keluarga Nasional dan Cegah Stunting dari BKKBN

Sementara itu, untuk pelaku lainnya berhasil kabur. Namun dikatakan Kasat, pelaku yang kabur sudah dikantongi namanya.

"Untuk identitasnya yakni RB dan saat ini dalam pengejaran petugas," katanya.

Di sisi lain, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Polsek PUT jika pelaku MP ini telah terlibat dalam 32 TKP.

Dan pelaku ini juga merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama.

BACA JUGA:Momen Unik HUT Bhayangkara, TNI Ikut Naik Pangkat di Polres Musi Rawas

"Pada saat itu, pelaku ini masih anak dibawah umur dan menjalani hukuman di Lapas Curup," pungkasnya.

Pengawalan Gratis

Dalam kesempatan itu juga, Kasi Humas Polres Rejang Lebong Iptu S Simanjuntak kembali mengkampanyekan pengawalan gratis kepada masyarakat.

Dimana Kasi Humas mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu meminta pengawalan kepada polisi jika ingin melintas di Jalan Curup-Lubuklinggau baik yang dari arah Rejang Lebong menuju Lubuklinggau maupun yang dari Lubuklinggau menuju Rejang Lebong.

BACA JUGA:Selamat HUT Bhayangkara ke-77, Namanya Diambil dari Kerajaan Majapahit

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang ragu melintas, untuk tidak sungkan meminta pengawalan. Personel akan standby 1X24 jam. Pengawalan ini kami pastikan tidak dipungut biaya apapun," imbaunya.(*)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: curupekspres.disway.id