Seminar Parenting SIT Mutiara Cendikia Tingkatkan Peran Serta Ortu Dalam Pendidikan

Seminar Parenting SIT Mutiara Cendikia Tingkatkan Peran Serta Ortu Dalam Pendidikan

LINGGAUPOS.CO.ID - Sekolah Islam Terpadu (SIT) Mutiara Cendekia Lubuklinggau mengadakan Seminar Parenting dengan tema "Mendidik anak menjadi Pemimpin Berkarakter dan Berakhlak Mulia" guna melahirkan generasi penerus pemimpin bangsa yang berkarakter dan berakhlak mulia di Ballroom Hotel Dewinda, Sabtu (2/7/2022).

Momen Seminar Parenting juga dihibur dengan penampilan parade ekskul serta seragam anak didik PAUDIT, SDIT dan SMPIT Mutiara Cendekia Lubuklinggau.

Kegiatan ini dihadiri orang tua/wali PAUD IT, SDIT dan SMPIT Mutiara Cendekia, Pembina Yayasan Pendidikan Pelita dan Taqwa Ir. H. Firdaus Aziz, Ketua Yayasan Pendidikan Pelita dan Taqwa Hj Retno Trapsilowati, Direktur Pendidikan SIT Mutiara Cendekia Umar Diharja, Kepala PAUD IT, SDIT. dan SMPIT Mutiara Cendekia, gur, dan staf.

Ketua Yayasan Pendidikan Pelita dan Taqwa Hj Retno Trapsilowati dalam sambutannya mengatakan,"Kami sangat berbahagia dan bangga Praktisi Pendidikan Karakter Dr. H Martadi , M.Sn dan Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau Hj. Yetty Oktarina Prana bisa hadir sebagai narasumber ‘Seminar Parenting yang diadakan SIT Mutiara Cendekia’,"katanya.

"Semoga ilmu yang disampaikan nanti bisa memotivasi mama papa untuk menjadi orang tua yang kelak melahirkan pemimpin-pemimpin berkarakter dan membawa bangsa ke dalam kebaikan,"harapnya.

Hj Retno Trapsilowati menjelaskan, seminar parenting itu bertujuan untuk meningkatkan peran serta orang tua dalam pendidikan, khususnya dalam pelayanan pendidikan yang berbasis kerjasama antara sekolah dan orang tua dalam upaya membangun kualitas generasi yang lebih baik.

BACA JUGA:Pelajar SDIT Mutiara Cendekia Ikuti Classmeeting

“Pendidikan yang utama untuk anak-anak adalah pendidikan yang melibatkan peran serta orang tua. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dan melahirkan rumusan-rumusan yang dapat membawa kemajuan serta kebaikan untuk pendidikan di Indonesia, sehingga melahirkan generasi yang berkarakter dan cerdas,”harapnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan SIT Mutiara Cendekia Umar Diharja mengatakan,"Kamis sangat  bersyukur dapat melaksanakan kegiatan seminar parenting secara tatap muka. Sebab lebih kurang sudah dua tahun karena Pandemi Covid-19 maka, seminar parenting dilaksanakan secara online. Makin istimewa sebab bisa menghadirkan pembicara Praktisi Pendidikan Karakter Dr. H Martadi, M.Sn dan Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau Hj. Yetty Oktarina Prana,"katanya.

” Antusias orang tua mengikuti seminar ini sangat besar dan mereka memang sangat mendambakan hal-hal seperti ini. Buktinya, ada 850 orang tua yang hadir dan mudah-mudahan kedepannya kita bisa melaksanakan kegiatan ini lagi,”ungkapnya.

Menurutnya, mereka tidak main-main dengan mendatangkan dua narasumber ternama. Dengan harapan, ilmu yang disampaikan Dr. H Martadi,   dan  Hj. Yetty Oktarina Prana bisa jadi referensi mama papa menjadi orang tua yang lebih baik dalam mendidik putra-putrinya.

BACA JUGA:Pelajar SDIT Mutiara Cendikia Finalis Se Sumatera

Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau Hj. Yetty Oktarina Prana saat memaparkan bagaimana peran orang tua dalam mendidik anak-anak serta perlu adanya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

“Sebab yang paling tahu tentang bagaimana kondisi anak laki-laki adalah papanya. Sementara yang harusnya paling dekat dengan anak perempuan adalah mamanya. Jadi bagi tugas ya Ma.. Pa,” pesan   Rina Prana.

Dan, yang tak kalah penting Rina Prana juga mengingatkan lagi agar Mama Papa selalu hati-hati dalam memperlakukan orang-orang di sekeliling.

"Kami berharap mudah-mudahan orang tua yang hadir, bisa bersinergi dengan sekolah untuk menciptakan dan membangun karakter baik pada anak-anak. Sehingga, mereka menjadi generasi bukan hanya cerdas namun juga memiliki karakter yang baik,"katanya.

BACA JUGA:Pelajar SDIT Mutiara Cendekia Divaksinasi

Jadi, orang tua dan sekolah itu harus adanya kerjasama, agar anak-anak memiliki pondasi yang kuat,”tegasnya.

Hal yang tak kalah penting disampaikan Hj Rina Prana adalah ajarilah putra-putri Mama Papa tumbuh dengan mengabaikan nilai-nilai materialistis.

“Ini pula yang ditanamkan Mama dan Papa saya saat membesarkan kami anak-anaknya. Sehingga tujuan hidup kita bukan materi. Karena jika nilai-nilai materialistis ini jadi tujuan, bisa mengacaukan banyak hal,” terangnya.

Di awal paparan Dr. H Martadi menerangkan bahwa pendidikan itu ibarat upaya menanam pohon jati. Panennya tidak bisa hitungan bulan. Namun bisa sampai puluhan tahun.

BACA JUGA:Math Awards Ala SDIT Mutiara Cendikia

Dan pendidikan yang kita bekalkan pada anak saat ini, diharapkan bisa menjawab tantangan yang akan mereka hadapi tahun 2039 mendatang. Artinya, 65% anak-anak yang SD saat ini akan bekerja di pekerjaan yang hari ini belum ada. Dan yang mereka butuhkan bukan skill akademik.

“IPK atau nilai akademik itu masuk urutan ke 16 jika dilihat dari hal-hal yang dibutuhkan anak untuk sukses di masa depan. Skill yang terpenting dimiliki anak yakni, kemampuan komunikasi yang baik, kemampuan kerja team work dan kemampuan menguasai dunia digital,”tutupnya.(*)

Sumber: