Yanto Mengungkapkan, Kelvin yang Jatuh dari Jembatan Muara Beliti dalam Kondisi Sedih

Yanto Mengungkapkan, Kelvin yang Jatuh dari Jembatan Muara Beliti dalam Kondisi Sedih

Yanto, ayah korban Kelvin saat ditemui di tepi sungai--

LINGGAUPOS.CO.ID – Yanto (42) ayah Kelvin Febriansyah (16) yang jatuh dari jembatan Muara Beliti, sudah berhari-hari menunggu di tepi Sungai Kelingi. Bahkan bersama keluarga membangun tenda.

“Saya sekarang tinggal di Babat Toman, sudah 2 bulan ini tidak bertemu dengan Kelvin, kendati sering telepon-teleponan, kata Yanto, ditemui di tepi sungai, Kamis 9 Oktober 2025.

Diakui Yanto, setelah kejadian ia langsung pulang ke Muara Beliti. “Saya langsung pulang, jam 14.30 WIB sudah sampai,” ia menjelaskan.

Ditambahkannya petugas, masyarakat dan keluarga sudah maksimal melakukan pencarian, namun belum membuah hasil.

BACA JUGA:Sebelum Jatuh dari Jembatan Muara Beliti, Kelvin Berkali-kali Pamit ke Ibunya

“Kami nginap di sini (tepi sungai, red), harapan kami segera ditemukan. Saya sudah ikhlas dan rela, kalau sudah ditemukan akan langsung dimakamkan,” tambahnya.

Yanto menambahkan pihak keluarga membuat beberapa posko di tepi Sungai Kelingi untuk memantau, bahkan posko yang ditempatinya dengan di tempat anaknya Putri Handayani berbeda.

Dibalik musibah ini, Yanto mengungkapkan bahwa kemungkinan Kelvin selama ini bersedih atas pecahnya rumah tangga orang tuanya.

“Mungkin dia bersedih dengan kondisi selama ini, tapi saya tetap support keinginannya, seperti minta masuk sekolah SMK,” tambah Yanto.

BACA JUGA:Areal Pencarian Korban Jatuh dari Jembatan Muara Beliti Diperluas, Cuaca Jadi Kendala

Diketahui sebelumnya, pengendara sepeda motor Honda CBR BG 3104 HAB, Kelvin Febriansyah jatuh ke dari Jembatan Muara Beliti, Minggu 5 Oktober 2025 sekitar pukul 11.45 WIB.

Imbas kejadian tersebut, pengendara yang jatuh tersebut, belum berhasil ditemukan karena terseret arus Sungai Kelingi yang saat kejadian cukup deras dan berwarna kuning kecoklatan.

Kronologis kejadiannya awalnya korban Kelvin meminjam sepeda motor Honda CBR milik temannya Andre (17) warga Durian Remuk, Muara Beliti, hendak mengantarkan ibunya yakni Mus pulang.

Setelah mengantarkan ibunya pulang ke rumah, Kelvin mengendarai sepeda motor dengan tujuan mengembalikan sepeda ke pemiliknya Andre.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: