Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026, Buruan Ada Jalur Darat dan Laut

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026, Buruan Ada Jalur Darat dan Laut

96 perusahaan dan anak usaha BUMN ikut serta dalam menyelenggarakan mudik gratis 2026 untuk momen lebaran, khususnya bagi Anda yang ingin pulang kampung.--

LINGGAUPOS.CO.ID- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjelang lebaran 2026 menyiapkan mudik gratis bisa jalur darat dan laut, cek cara daftarnya berikut.

BUMN menggandeng BPI Danantara untuk menyelenggarakan Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 dengan target peserta 100.000 orang pemudik.

Program ini melibatkan hampir seluruh BUMN beserta anak perusahaan mereka, menyediakan berbagai moda transportasi mulai dari bus, kereta, hingga kapal laut.

Mudik gratis bersama BUMN ini terbuka untuk umum. Tahun ini BUMN mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”.

BACA JUGA:Daftar Negara-negara yang Telah Tetapkan Awal Ramadan, Turki Mulai 19 Februari 2026

Sebanyak 96 perusahaan dan anak usaha BUMN ikut serta dalam menyelenggarakan mudik gratis 2026 untuk momen lebaran mendatang, khususnya pagi Anda yang ingin pulang kampung.

Seperti diketahui, ramainya pemudik di momen lebaran membuat harga tiket transportasi melambung tinggi di semua jenis angkutan.

Hal tersebut seringkali menjadi kendala bagi pekerja rantau untuk mudik, terutama jika sudah berkeluarga. Untuk itu, jangan lewatkan mendaftar mudik gratis BUMN 2026.

Syarat Ikut Mudik Gratis BUMN 2026

BACA JUGA:Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda, Kenapa Bisa?

Persyaratan untuk mengikuti mudik gratis BUMN 2026 ini menyesuaikan dengan ketentuan perusahaan dan anak usaha penyelenggara.

Secara umum syarat administrasi yang diperlukan adalah KTP dan Kartu Keluarga (KK). Kedua dokumen ini menjadi bukti keikutsertaan peserta mudik dan menghindari dari jual beli tiket mudik gratis.

Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026

Pendaftaran untuk mengikuti mudik gratis BUMN telah dibuka sejak 12 hingga 28 Februari 2026.

BACA JUGA:Awal Puasa Pertama 2026 Menurut Hasil Rukyatul Hilal dan Kalender Hijriah Global Tunggal

Tetapi pendaftaran bisa tutup lebih cepat jika kuota peserta mudik telah mencapai batas maksimal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: