Cara Pengobatan dan Perawatan Anak Terinfeksi HIV
Virus HIV yang diderita anak dapat diobati melalui pengobatan dan dukungan pihak keluarga secara terus menerus. -ilustrasi-Pixaby.com
Seperti diskriminasi di sekolah, lingkungan bermain, bahkan fasilitas kesehatan dapat membuat anak merasa terasing.
HIV itu sendiri sebenarnya tidak menular melalui aktivitas sehari-hari. Misalnya berpelukan, bermain, berjabat tangan bahkan makan bersama.
Untuk itu setiap anak dengan HIV berhak atas kasih sayang, dukungan, dan masa depan tanpa stigma.
Pencegahan HIV Terhadap Anak
BACA JUGA:Tanggap Bencana Longsor Cisarua Kabupaten Bandung, BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah virus HIV menular kepada anak.
1. Skrining HIV pada ibu hamil di fasilitas pelayanan kesehatan.
2. Pemberian obat antiretroviral (ARV) pada ibu hamil yang terinfeksi HIV.
3. Pertolongan persalinan dilakukan sesuai dengan indikasi.
BACA JUGA:Anggota DPR RI Fauzi Amro Tanggapi Mundurnya Pimpinan OJK: Itu Sikap Ksatria
4. Pemberian profilaksis HIV pada bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi HIV.
Untuk pemberian ASI kepada bayi dari ibu yang terinfeksi HIV dilakukan sesuai dengan standar dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, pencegahan pada kelompok remaja juga penting diperhatikan.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial, dengan klik LINK INI
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
