BACA JUGA:Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar, Selamatkan 83 Ribu Jiwa
Ia akan bekerja bersama seluruh jajaran, termasuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono yang direncanakan menjadi wakil kepala BGN.
"Tidak ada superman, yang ada adalah super tim," tegas Sudaryono.
Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN
Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri sebagai Kepala BGN pada Rabu 22 Juli 2026, karena alasan kesehatan. Ia menyatakan ingin fokus menjalani pengobatan di luar negeri.
BACA JUGA:Peringati Hari Anak Nasional 2026, Lapas Lubuk Linggau Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak Binaan
Nanik disebut mengalami penyakit jantung koroner yang dikaitkan dengan tingginya tekanan selama memimpin BGN.
Seperti diketahui Program MBG memiliki anggaran mencapai Rp229 triliun. Besarnya nilai anggaran serta tingginya potensi penyimpangan disebut membuat Nanik mengalami tekanan psikologis.
Bahkan, setiap kali menandatangani dokumen, ia dikabarkan merasa panik dan khawatir mengambil keputusan yang keliru.
Sebelum menjadi pejabat negara, Nanik dikenal sebagai politisi dan mantan wartawan. Ia baru menjabat sebagai Kepala BGN setelah Presiden Prabowo Subianto dilantik pada 2024.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di LINK INI