Kebiasaan tersebut adalah berupa membeli keranjang dan cangkir porselen yang diisi dengan permen, kemudian diikat dengan pita. Ikatan pita tersebut adalah tanda cinta mereka.
• Korea
Korea mempunyai ‘Black Day’. Biasanya, pada tanggal 14 Februari, para remaja putri akan memberikan cokelat kepada kekasih atau seseorang yang mereka sukai.
BACA JUGA:Kenapa Cokelat Identik dengan Hari Valentine, Ternyata Begini Sejarahnya
Nah, pada bulan berikutnya, yakni 14 Maret, kekasih mereka akan berbalik membalas pemberian cokelat tersebut.
Namun, untuk para remaja yang masih jomblo atau belum mempunyai kekasih, dapat merayakan hari mereka sendiri yakni pada tanggal 14 April dengan sebutan ‘Black Day’.
Pada ‘Black Day’ ini, para jomblo akan duduk bersama dan makan mie jajang. Hal tersebut menunjukkan bahwa setiap orang memiliki hari untuk dirayakan.
• Denmark
Negara yang terletak di Eropa Utara ini memiliki tradisi akan perayaan Hari Kasih Sayang, yakni berupa bertukar puisi manis kepada orang lain.
Tidak hanya puisi manis saja, tetapi juga dapat berupa kartu ucapan yang berisi lelucon dan disebut sebagai gaekkebrev.
• Jepang
Berbeda dengan Denmark, negara yang kerap dijuluki sebagai Matahari Terbit ini mempunyai tradisi tersendiri dalam merayakan Valentine.
BACA JUGA:Jelang Ramadan 2026, Sat Lantas Polres Musi Rawas Utara Ramp Check Kendaraan
Yakni pada tanggal 14 Februari, para wanita harus memberikan cokelat kepada pria, baik itu kekasih, suami, atau teman.
Namun, untuk para pria tidak perlu memberikan balasan apapun. Tetapi pada bulan berikutnya yakni 14 Maret atau kerap disebut ‘White Day’, para pria harus membeli cokelat untuk diserahkan kepada kekasih atau istri mereka.