Hemat Air dan Ramah Lingkungan, Begini Cara Budidaya Kangkung Hidroponik dengan Botol Bekas

Selasa 20-01-2026,16:25 WIB
Reporter : Agung Perdana
Editor : Agung Perdana

Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa membuat taman vertikal hidroponik yang menarik, fungsional, dan estetik di rumah.

5 Cara Menanam Kangkung Hidroponik dengan Botol Bekas

BACA JUGA:Dukung Program Aksi Kemenimipas, Lapas Narkotika Muara Beliti Manfaatkan Lahan untuk Budidaya Melon Belanda

Memahami cara menanam kangkung hidroponik dengan botol bekas menjadi langkah awal penting untuk mendapatkan hasil tanam yang optimal. 

Dengan persiapan benih dan media yang tepat, Anda bisa menghasilkan tanaman kangkung yang tumbuh cepat, segar, dan bernutrisi tinggi meski tanpa lahan luas.

Pilih Benih Kangkung Berkualitas

Mulailah cara menanam kangkung hidroponik dengan memilih benih kangkung yang sehat dan memiliki daya tumbuh tinggi. 

BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti Mulai Budidaya Maggot untuk Kemandirian Warga Binaan

Pilih benih dari varietas unggul yang cocok untuk sistem hidroponik, seperti kangkung darat atau kangkung air. Pastikan benih tidak keriput, rusak, atau berjamur agar hasil tanam optimal.

Rendam dan Seleksi Benih

Setelah benih dipilih, rendam dalam air bersuhu normal selama 6–12 jam. 

Benih yang tenggelam menandakan kondisi baik dan siap disemai, sementara benih yang mengapung sebaiknya dibuang karena biasanya tidak akan tumbuh dengan baik.

BACA JUGA:Lapas Lubuk Linggau Kembangkan Budidaya Ayam Pedaging Dukung Program Ketahanan Pangan

Siapkan Botol Bekas dan Padang Sumbu

Gunakan botol bekas air mineral ukuran 1,5 liter atau sesuai kebutuhan. 

Potong bagian atas botol sekitar sepertiga dari panjangnya, lalu balik bagian atas sebagai wadah tanam dan pasangkan ke bagian bawah yang berisi larutan nutrisi. 

Jangan lupa untuk melepaskan tutup botol terlebih dahulu, kemudian letakkan sumbu dari kain flanel atau bahan penyerap air lainnya. 

BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas Gelar Seminar Budidaya Pertanian Yang Baik

Sumbu ini digunakan untuk mengalirkan larutan nutrisi ke media tanam.

Siapkan Media Tanam

Isi bagian wadah atas atau corong dengan media tanam, seperti rockwool, sekam bakar, atau cocopeat yang mampu menahan kelembapan. 

Pastikan media tersebut steril dan tidak terlalu padat agar akar mudah tumbuh. Media ini berfungsi untuk menopang tanaman sekaligus menjaga kestabilan kelembapan bibit kangkung.

BACA JUGA:Teknologi AI Jadi Tantangan Berat Wartawan, Ini Pesan Kajari Suwarno untuk PWI Lubuk Linggau

Tabur dan Tanam Benih Kangkung

Letakkan 2–3 benih kangkung di atas media tanam dengan jarak yang cukup.

Tekan sedikit agar benih menempel di media, lalu letakkan wadah di tempat yang teduh selama beberapa hari hingga benih berkecambah. 

Setelah bibit tumbuh, isi bagian bawah botol dengan larutan nutrisi hidroponik (misalnya AB Mix) yang telah diencerkan sesuai petunjuk.

BACA JUGA:Cara Mendaftar TKA Jenjang SD-SMP 2026, Simak Panduannya di Sini

Kategori :