Muhammadiyah dan NU Tolak Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Jumat 07-11-2025,07:54 WIB
Reporter : Endang Kusmadi
Editor : Endang Kusmadi

Ia juga menuturkan pengalaman Kiai Sahal Mahfudh yang pernah diminta menjadi penasihat Golkar Jawa Tengah.

"Kiai Sahal Mahfudh itu didatangi pengurus Golkar Jawa Tengah diminta jadi penasehat Golkar Jawa Tengah. Kiai Sahal tidak mau, saya menyaksikan sendiri," tambahnya.

Menurut Gus Mus, banyak tokoh ulama dan pejuang bangsa yang berjasa besar, tetapi keluarganya tidak pernah mengajukan gelar pahlawan untuk menjaga keikhlasan amal kebaikan.

"Banyak kiai yang dulu berjuang, tapi keluarganya tidak ingin mengajukan gelar pahlawan. Alasannya supaya amal kebaikannya tidak berkurang di mata Allah. Kalau istilahnya, menghindari riya," jelas Rais Aam PBNU periode 2014–2015 itu.

BACA JUGA:CEO Perumahan BNS Lubuk Linggau Dihukum 3,5 Tahun, Korban Ucapkan Terima Kasih

Ia juga menyinggung sebagian warga NU yang mendukung pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto. 

"Orang NU kalau ada yang ikut-ikutan mengusulkan berarti tidak ngerti sejarah," kata Gus Mus.

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial di LINK INI 

Kategori :