Awal Puasa Ramadan 2025 Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Berbeda

Rabu 26-02-2025,13:46 WIB
Reporter : Endah Sari
Editor : Budi Santoso

Menurut Direktur Urais Binsyar Kemenag, Arsad Hidayat, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025 pukul 07.44 WIB.

Dimana pada hari tersebut, ketinggian hilal di Indonesia berkisar antara 3° 5,91' hingga 4° 40,96', dengan sudut elongasi antara 4° 47,03' hingga 6° 24,14'.

Awal Ramadan 2025 Menurut NU dan Muhammadiyah

Nahdlatul Ulama (NU) belum mengumumkan awal Ramadan 2025. Pengumuman biasanya dilakukan melalui Lembaga Falakiyah PBNU, berdasarkan rukyatul hilal pada 29 Syakban 1446 H.

BACA JUGA:7 Amalan Menyambut Ramadan 2025, Bergembira Hingga Bertaubat

Sedangkan Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 2025 jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Ketetapan tersebut didasarkan pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijah 1446 H.

Lebih lanjut, dalam maklumat tersebut dinyatakan bahwa pada saat Matahari terbenam Jumat, 28 Februari 2025, hilal sudah wujud di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, 1 Ramadan 1446 H ditetapkan pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Muhammadiyah juga telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025, dengan umur bulan Ramadan disempurnakan (istikmal) menjadi 30 hari.

Awal Ramadan 2025 Pemerintah dan Muhammadiyah Berpotensi Berbeda

BACA JUGA:9 Persiapan Diri Menyambut Bulan Puasa Ramadan 2025, Yuk Biasakan

Menurut Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, memperkirakan bahwa pemerintah akan menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Minggu, 2 Maret 2025, karena adanya potensi kegagalan rukyat.

Thomas mengatakan, meskipun di Banda Aceh hilal sudah memenuhi kriteria MABIMS, di wilayah lain seperti Surabaya, ketinggian hilal masih sekitar 5,8 derajat, yang dapat menyebabkan hilal sulit diamati.

“Posisi Bulan yang terlalu dekat dengan Matahari serta ketinggiannya yang masih cukup rendah menunjukkan bahwa awal Ramadhan 1446 H kemungkinan sulit dirukyat. " kata Thomas dalam pernyataan resminya dikutip LINGGAUPOS.CO.ID pada Rabu, 26 Februari 2025.

Meski begitu Thomas meminta untuk  tetap menunggu hasil sidang isbat untuk kepastian awal puasa Ramadan 2025 menurut pemerintah.

BACA JUGA:Sejarah Awal Hari Valentine 14 Februari dan Hukum Merayakannya Menurut Islam

Tentunya bagi masyarakat Indonesia perbedaan ini bukanlah hal baru dalam penentuan awal bulan hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah. Lantas, umat islam pun diharapkan dapat menghormati setiap keputusan.

Kategori :