
“Kami saat ini sudah direkomendasikan oleh Kemenkes dan sudah ada bukti implementasi yang hasilnya baik untuk menurunkan kasus DBD. Harusnya tetap di support (dukung),” terangnya.
Menurutnya, jika penanganan ini menggunakan nyamuk Wolbachia dapat terbukti 87 persen bisa efektif.
“Ini sudah ada implementasi, karena pilot projek sudah ada sejak 2014 dilakukan di Sleman, Bantul, dan Yogyakarta.
Jadi karena sudah terbukti menurunkan sampai 87 persen maka diimplementasikan di lima kota salah satunya di kota Jakarta Barat.” Sambung Erizon. Penyebaran bibit nyamuk Wolbachia ini direncanakan akan terlebih dahulu di Kecamatan Kembangan, Jakbar. (*)