Daftar Bupati Muara Enim yang Ditangkap KPK dan Kasuasnya, Terbaru Edison

Daftar Bupati Muara Enim yang Ditangkap KPK dan Kasuasnya, Terbaru Edison

Edison Bupati Muara Enim yang ditangkap KPK, setelah sebelumnya sudah 3 Bupati Muara Enim ditangkap KPK--

LINGGAUPOS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah keempat kalinya melakukan penangkapan terhadap Bupati Muara Enim. Terbaru pada Senin 8 Juni 2026, menangkap Bupati Muara Enim, Edison.

Namun sebelum itu, sudah ada 3 Bupati Muara Enim yang ditangkap KPK, yang diawali pada 2 September 2019.

1. Ahmad Yani

Saat itu KPK melakukan OTT terhadap Bupati Muara Enim periode 2018-2023 H Ahmad Yani. Padahal ia baru 1 tahun menjabat.

BACA JUGA:BSI Siapkan Bantuan Pelunasan Tunggakan Pasien Tak Mampu, Dinkes Lubuk Linggau Segera Teken MoU

Ahmad Yani ditangkap terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa 16 paket proyek perbaikan jalan di Dinas PUPR Muara Enim Tahun 2019.

Saat itu juga ditangkap Kadis PUPR Muara Enim, bahkan menyeret total 25 anggota DPRD Muara Enim yang termasuk pimpinan dewannya. 

2. H Juarsyah 

Jabatan Bupati Muara Enim kemudian digantikan oleh Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah dan menjadi Plt Bupati Muara Enim.

BACA JUGA:KPK Diinformasikan Lakukan OTT di Muara Enim, Ruangan Bupati dan Asisten II Disegel

Juarsah dilantik jadi Bupati Muara Enim definitif pada 11 Desember 2020. Namun ia pun berhadapan dengan hukum.

Juarsyah berhadapan dengan hukum terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa belasan proyek perbaikan jalan di Dinas PUPR Muara. Dia diamankan KPK dan menjalani hukuman.

3. H Muzakir Sai Sohar

Bupati Muara Enim periode 2009-2014 dan 2014-2019 H Muzakir Sai Sohar, pada 23 November 2020 ditahan oleh KPK.

BACA JUGA:Curhat ke Polisi Sambil Ngopi, Polres Lubuk Linggau Laksanakan Program Bang Kopling

Dia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait suap 200.000 dolar AS dari bekas Direktur Utama PT Perkebunan Mitra Ogan.

Yakni terkait rekomendasi pengubahan status lahan hutan produksi konversi menjadi hutan produksi tetap di Kabupaten Muara Enim pada 2014. Negara dirugikan hingga Rp5,8 miliar. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: