Ini Kabar Jemaah Umrah Asal Lubuk Linggau di Arab Saudi, di Tengah Perang AS, Israel dan Iran
Informasi jemaah umrah asal Lubuk Linggau di Arab Saudi --Kementerian Haji dan Umrah
LINGGAUPOS.CO.ID – Perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran, membuat tertundanya kepulangan dan keberangkatan jemaah umrah dari Indonesia. Namun bagaimana dengan kondisi jemaah yang masih di sana.
“Alhamdulillah aman, tidak terkendala,” jelas Pimpinan Nafisah Tour & Travel Cabang Lubuk Linggau Ustadz Yosep Kori, M.Pd kepada LINGGAUPOS.CO.ID, Selasa 3 Maret 2026.
Dijelaskannya, saat ini ada 17 jemaah yang sedang melaksanakan umrah dari Nafisah Tour & Travel Cabang Lubuk Linggau. “Semuanya warga Lubuk Linggau, mereka jemaah private,” tambahnya.
Jemaah tersebut dibimbing Buya Aidil Fitrisyah Musa, yang berangkat Selasa 24 Februari 2026 lalu, dan akan pulang Minggu 8 Maret 2026.
BACA JUGA:Perang AS, Israel dengan Iran, Ganggu Pasokan BBM, Ini Langka Pemerintah Indonesia
“Kami terus berkomunikasi, menurut jemaah dan pembimbing, bahwa tidak ada kendala. Rangkaian ibadah berjalan dengan baik,” ia menjelaskan.
Begitu juga harapannya, saat kepulangan nanti yang diberangkatkan dari Jeddah pada Minggu 8 Maret 2026.
“Pada hari yang sama, juga ada keberangkatan menuju Arab Saudi yakni Madinah. Harapan kami juga tidak terkendala,” jelas Ustadz Yosep.
Konsultasi ke Kementerian Haji dan Umrah
BACA JUGA:Pertamina Tegaskan Kenaikan Harga BBM Bukan Karena Perang AS, Israel dengan Iran
Untuk keamanan dan kenyamanan jemaah, ditambahkan Ustadz Yosep pihaknya berkonsultasi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lubuk Linggau.
“Kami sudah dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Kemehaj, pada Rabu 4 Maret 2026, untuk membahas persoalan ini,” ia menambahkannya.
Harapannya jemaah tidak terkendala untuk keberangkatan pada Minggu 8 Maret 2026 nanti. Hanya saja jikalau terkendala, pihaknya meminta bantuan dari pemerintah.
“Kalau memang terkendala, kami minta bantuan mengenai biaya hotel yang sudah dibayarkan. Yakni pemerintah memfasilitasi, agar pihak hotel bisa mengubah jadwal atau mengembalikan uang yang sudah dibayarkan,” jelasnya.
BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Naik, Setelah Pecah Perang AS, Israel dan Iran
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: