Polisi di Sumatera Selatan Ramai-ramai Tambal Jalan Berlubang, dari Kapolda Hingga Kapolsek

Polisi di Sumatera Selatan Ramai-ramai Tambal Jalan Berlubang, dari Kapolda Hingga Kapolsek

Gubernur Sumsel dan Kapolda saat dalam program BELINDA salah satunya menambal jalan berlubang--

LINGGAUPOS.CO.ID – Polisi di Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu 2 Februari 2026 ramai-ramai menambal lubang di jalan. Baik di tingkat Polda Sumsel, Polres hingga Polsek-Polsek.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho bersama Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan unsur Forkopimda, melakukan kegiatan terpusat di Terminal Timbangan Indralaya Ogan Ilir (OI).

Menurut Kapolda kegiatan ini, adalah implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui Program BELIDA (Bersih Lingkungan dan ASRI Daerah) yang digelar serentak di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat. Daripada kita banyak mengeluh atau mengkritisi yang tidak benar, marilah kita sama-sama ciptakan zero lubang di Sumatera Selatan,” ujarnya.

BACA JUGA:PWI dan Polres Lubuk Linggau Turun ke Jalan Berbagi Takjil, Kampanyekan Tertib Lalu Lintas dan Anti Hoax

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi atas resonansi kuat Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden pada awal Februari lalu.

Menurutnya, instruksi tersebut tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi telah menjadi gerakan kolektif yang mengintegrasikan seluruh program kabupaten/kota dalam satu semangat bersama.

“Gerakan ini tidak berhenti sebagai instruksi, tetapi menjadi gerakan kolektif. Semua program di kabupaten/kota kini terintegrasi dalam satu semangat Indonesia ASRI,” ujar Gubernur.

Gubernur menegaskan komitmen bersama mewujudkan “Zero Lubang” pada jalan lintas Sumatera Selatan menjelang arus mudik Lebaran.

BACA JUGA:Jalan Desa Karya Teladan Musi Rawas Berlumpur, Kendaraan Sawit Diminta Bayar Retribusi atau Bantu Perbaikan

Targetnya, sepuluh hari sebelum Lebaran, seluruh perbaikan jalan sudah tuntas agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.

“Sepuluh hari sebelum Lebaran, perbaikan jalan harus selesai. Ini membutuhkan pengawasan dan gotong royong seluruh pihak,” tegasnya.

Hal yang sama dilakukan Polres Musi Rawas, Lubuk Linggau dan Musi Rawas Utara.


Penambalan lubang di jalan Muara Beliti Musi Rawas--

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait