TNKS: Secara Kasat Mata, Sepertinya Memang Diterkam Harimau, Warga Batu Gane Musi Rawas Ditemukan Tewas
Camat Selangit saat melepas korban diduga diterkam Harimau di Desa Batu Gane Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan --
LINGGAUPOS.CO.ID – Pihak Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah V Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Lubuk Linggau sudah mengecek langsung informasi adanya warga diterkam harimau.
Warga tersebut, adalah Sahanan (45) petani warga Dusun IV Desa Batu Gane Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala SPTN 5 BBTNKS, Faried, SP, M.Si menjelaskan petugas yang di lapangan sudah datang ke rumah duka. “Sudah ada petugas yang ke sana, dan mengecek langsung kondisi korban,” ia menjelaskan.
Menurut petugas tersebut, secara kasat mata dari bentuk luka di tubuh korban, sepertinya memang menjadi korban hewan buas seperti harimau.
BACA JUGA:Warga Dihimbau Tidak ke Kebun dan Sungai Dekat Warga Diterkam Harimau di Musi Rawas
“Apalagi, diketahui lokasi berada di wilayah TNKS, seperti pengakuan warga dan juga petugas yang datang ke rumah duka,” jelasnya, Jumat 28 Februari 2026.
Kendati secata pasti pihaknya belum mengecek titik lokasi kejadian. Namun jika dijelaskan bahwa di tepi Sungai Bal dan dekat Sri Pengantin, maka kemungkinan besar masuk kawasan TNKS.
“Kalau dari Sri Pengantin, lokasi ditemukannya sekitar 2 jam berjalan kaki,” tambah Faried.
Ia juga meminta agar warga tidak masuk ke kawasan TNKS. Karena memang ada larangannya.
BACA JUGA:Kronologis Warga Batu Gane Musi Rawas Diterkam Harimau, Mata dan Hidung Hilang
Karena itulah, ia meminta untuk saat ini warga jangan dahulu beraktivitas di dekat lokasi tersebut. “Tidak disarankan, jangan sendirian,” tegasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, seorang warga Desa Batu Gane Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, tewas diterkam harimau.
Korban Sahanan (45) petani warga Dusun IV Desa Batu Gane Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas.
Jasad korban ditemukan warga yang melakukan pencarian Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB di wilayah Sungai Bal Dusun Sri Penganten Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas.
Saat ditemukan jasad korban tidak lagi utuh, dimana bagian kepala dan badan telah terpisah. Selain itu beberapa bagian indra seperti mata, hidung, telinga milik korban hilang.
Camat Selangit Misbahudin Lubis menjelaskan kronologi kejadian Jumat, 27 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB korban pergi dari rumah untuk mencari ikan di Sungai Bal.
Tepatnya di Dusun Sri Pengantin Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.
Sekitar pukul 21.00 WIB korban belum pulang ke rumah, dan kemudian keluarga bersama warga berinisiatif bersama-sama mencari korban.
Warga bersama pihak keluarga langsung menelusuri aliran sungai Bal di hulu Dusun Sri Pengantin Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas.
Setelah beberapa jam melakukan pencairan, sekitar pukul 01.00 WIB korban ditemukan di tepi Sungai Bal hulu Dusun Sri Pengantin Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas dengan kondisi telah meninggal dunia.
“Kami atas nama pemerintah Kecamatan Selangit turut berduka cita,” kata Misba usai menghadiri pelepasan jenazah korban untuk dimakamkan, Sabtu, 28 Februari 2026.
Ditambahkan Misba, akibat kejadian tersebut korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya.
BACA JUGA:Daftar Aset Sitaan Pengurus Koperasi Merah Putih yang Bisa Jadi Jaminan Bayar Anggota
Kepala korban terpisah dari leher korban. Kemudian bola mata, hidung, rambut, telinga korban sudah tidak ada lagi hanya tersisa tengkorak kepala korban.
Selanjutnya korban juga mengalami luka pada bagian lengan tangan yang terpisah dari bahu.
Lalu bagian leher korban habis yang tersisa dada atas sebelah kanan, dada korban mengalami luka robek serta paha sebelah kiri korban mengalami luka robek lebih kurang 40 cm.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di LINK INI
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: