Toyota Pimpin Pasar Otomotif 2025, Kijang Innova Terjual Lebih 60 Ribu Unit

Toyota Pimpin Pasar Otomotif 2025, Kijang Innova Terjual Lebih 60 Ribu Unit

Kijang Innova mobil terbanyak dijual sepanjang 2025-- Evolusi Terbaru MPV Legendaris

LINGGAUPOS.CO.IDToyota pimpin pasar Otomotif Indonesia pada 2025, kendati secara secara nasional pasar Otomotif nasional sepanjang 2025 mengalami penurunan dibandingkan 2024.

Sepanjang 2025, Toyota membukukan penjualan lebih dari 250 ribu unit dengan pangsa pasar di atas 31 persen. 

Sedangkan secara nasional, total pasar ritel kendaraan bermotor ditutup di kisaran 833 ribu unit, atau turun sekitar 6 persen dibandingkan 2024.

Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan capaian tersebut sebenarnya masih berada di atas proyeksi awal industri. 

BACA JUGA:4 Cara Aman Beli Mobil Mewah Bekas, Teliti Pajak Hingga Biaya Perawatan

“Angka ini sedikit lebih baik dari prediksi sebelumnya. Ternyata 2025 menjadi titik terendah sehingga ke depan pasar bisa mulai membaik,” ujar Henry dikutip Selasa 27 Januari 2026.

Di tengah penurunan pasar, Toyota berhasil mempertahankan posisinya sebagai market leader otomotif nasional. 

Sebagai catatan  sepanjang 2025, Toyota membukukan penjualan lebih dari 250 ribu unit dengan pangsa pasar di atas 31 persen. 

Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Toyota sebagai merek dengan penjualan tertinggi di Asia Tenggara.

BACA JUGA:9 Alasan Mengapa Harus Beli Sepeda Motor Listrik Polytron, Bisa untuk Lansia

“Terima kasih kepada masyarakat Indonesia dan rekan-rekan media yang terus mendukung Toyota," kata Henry.

Dari sisi model, Kijang Innova kembali menjadi tulang punggung penjualan Toyota dengan volume lebih dari 60 ribu unit, diikuti oleh Avanza dan Calya. 

Selain itu, kinerja kendaraan elektrifikasi Toyota menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, Toyota menguasai lebih dari 50 persen pasar kendaraan hybrid di Indonesia.

Henry kembali menegaskan, penerimaan kendaraan hybrid kini semakin merata. Di Jakarta, adopsi hybrid sudah sekitar 50 persen, Jawa di luar Jakarta 20 persen, dan luar Jawa juga sekitar 20 persen. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait